Kesehatan

Cerdas pilih sehat-Faktor resiko-(1)

Kamis 07/03/13, saya merasa mendapat karunia. Demikian curhat pensiunan ber NIK 49xxxx. Dia yang menderita Diabet sejak 1999 dan merasa benar mengendalikan penyakitnya, terkejut ketika berkesempatan ikut ceramah Kesehatan dari Dr Tan Shot Yen M.Hum. Rupanya berbeda prinsip yang harus dikoreksi. Untuk diketahui Dr Tan penulis buku terkenal “Pilihan cerdas menjadi sehat”.

 

Karena pentingnya ceramah itu, maka dia akan membedah secara serial di Web ini agar yang tidak hadir mendapat manfaat dari ceramah itu. Tulisan ini disusun bertalian dengan kondisi kesehatan pensiunan itu. Silahkan yang hadir berbagi melalui sarana ini, ditunggu di redaksi@localhost

 

Saya awali perkembangan terbaru dunia Mediskatanya. Diketahui bahwa “Pembunuh terbaru dari penyakit yang menyebar bukan karena penularan yaitu : Penyakit paru akibat merokok; Diabetes; Kanker; Stroke dan penyakit jantung / pembuluh darah.

 

Survey Organisasasi Kesehatan Dunia (WHO)-2011, diketahui 67% pria dan 58% wanita wafat sebelum 60 tahun. Jadi berbahagialah yang dikarunia umur diatas 60 th. Diingatkan bagi yang berumur kurang atau lebih dari 60, yang sehat atau telah berpenyakit untuk waspada dan selalu “Bergaya hidup sehat”

 

WHO dalam lanjutan surveynya menjelaskan bahwa Indonesia termasuk negara urutan ke-4 tertinggi yang memiliki prevalensi Diabetes didunia; setelah urutan 1 sampai 3 terbesar yaitu : India; China dan USA. (Lah Indonesia kok juara 4 penyakitnya)

 

Sedangkan hasil Riset Kementerian Kesehatan (Riskesdas-2007), disimpulkan bahwa Faktor resiko tertinggi berpenyakit tercatat 96.6% disebabkan oleh kurangnya asupan SAYUR dan BUAH pada kelompok umur diatas 10 tahun.

 

Sekembali dari ceramah saya bercermin melihat tubuh saya atas dasar ceramah tersebut dalam memetakan kondisi saya upaya saya untuk sehat. Saya mengukur BMI  (Body Mass Index) :

a)             Tinggi tubuh saya : 1.60 Mt dengan berat badan 58 Kg

b)             BMI saya : 22.65. Untuk mendapatkan angka itu  Rumusannya : Berat badan (Kg) dibagi tinggi tubuh (Mt) dikuadratkan, sehingga menghasilkan 22.65

c)              BMI normal berada pada ukuran 18.5 sampai 25; dengan catatan :

1)             Kurang dari 18.30, terlalu kurus

2)             Kegemukan pertama berkisar pada BMI antara 25-30

3)             BMI pada kisaran 30-40 merupakan kegemukan tingkat dua

4)             Sedangkan BMI lebih dari 40 termasuk super gemuk atau kegemukan tingkat tiga

 

Sebagai Diabetasi selama 14 tahun dan berdasar info yang saya peroleh dari berbagai sumber; Saya selalu mempertahankan “Terkendali” pada posisi gula darah antara 70-200. Karena itu saya selalu melakukan “Bagaimana mengatasi ketinggian atau kerendahan gula darah”. Sedangkan HBA1C saya setahun lalu 6,15 dan pada semester terakhir naik menjadi 7 koma sekian.

 

Kembali pada lanjutan ceramah kesehatan dr Tan Shot Yen, bahwa kondisi SEHAT dipengaruhi oleh :

  1. Genetik, sangat kecil mempengaruhi Penyakit seseorang. Penyakit keturunan tidak lebih dari 10% yang mengakibatkan kita sakit.
  2. Fasilitas Kesehatan yang kita nikmati melalui Yakes Telkom (kalau orang lain melalui sarana berbeda ± 20 % mempengaruhi kesehatan anda. Rasanya tidak lebih dari perkiraan tersebut
  3. Pengaruh agak besar dari lingkungan (sekitar 30%), diantaranya : Polusi, penyebaran penyakit melalui udara (perokok pasif, TBC dsb), kondisi air minum, kebersihan lingkungan dll

 

  1. Yang terbesar adalah PERILAKU (40% mempengaruhi anda) diantaranya :

1)         Mengendalikan asupan makanan (akan diuraikan pada bagian lain),

2)         Mau berkegiatan (aktif), misalnya Berolah Raga rutin minimal 30 menit sehari; semaksimal mungkin tidak menggunakan lift / elevator, tidak menggunakan remote ketika nonton TV (sebaiknya manual); menempatkan telepon / HP agak jauh dari posisi kita sehingga ketika akan kita manfaatkan, memerlukan gerak kita untuk mengambilnya dan silahkan anda mencari contoh lainnya

3)         Jika anda mengidap penyakit dan anda berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi ternama pun, maka hasilnya kurang efektif jika anda tidak disiplin melaksanakan petunjuk yang anda peroleh

4)         Perilaku lain yang mempengaruhi anda adalah : Tidak mengendalikan stress, rokok, narkoba dan sebagainya

5)         Tawakal dan berserah diri dengan kondisi sementara anda yang sedang berupaya sehat

Catatan : Catatan : Angka tersebut merupakan perkiraan saya berdasarkan terjemahan saya dari gambar hand out yang saya terima ketika mengikuti ceramah tersebut

 

Setelah faktor yang mempengaruhi kesehatan telah anda ketahui, maka diperlukan pengetahuan sederhana tentang kesehatan minimal yang bertalian dengan Anda, istri, anak, Ortu dan Saudara (famili), tentang : Gejala penyakit, cara pengendalian dan tindakan pencegahan agar tidak sakit atau tidak membuat makin parahnya penyakit.

 

Pengetahuan demikian bisa anda dapat melalui Web, literatur cetak, Media kaca, informasi dari teman terutama yang berpengalaman mengendalikan penyakitnya dan banyak cara lain yang bisa anda peroleh dan yang utama banyaklah mencari tahu ketika anda berkonsultasi dengan dokter. Pengetahuan seperti itu tidak cukup, karena ada faktor lain wajib anda perhatikan diantaranya :

 

a)             Mengapa bukan bagaimana?

Seandainya Diabet anda diluar kontrol (diatas 200 atau dibawah 70-65); maka pertanyaan yang umumnya diajukan, bagaimana mengatasinya, walau hal demikian memang harus. Namun untuk pengendalian dalam jangka panjang, pertanyaannya harus diganti : Mengapa hal itu terjadi dan tindakan apa yang harus anda lakukan agar hal demikian tidak terjadi lagi

 

Dalam perjalanan misalnya naik pesawat atau Kereta Api, beberapa kali saya berdampingan dengan Diabetasi yang kebetulan kondisi gula darahnya Antara 250-400. Mereka umumnya kagum pada saya yang disiplin menjaga gula darah tidak lebih dari 200 dan menanyakan “Apa obatnya”; Padahal mereka seharusnya bertanya kenapa mereka Diabet mereka relative tinggi.

 

b)             Jangan lempar batu sembunyi tangan

Dalam kondisi tertentu, para Diabetasi dihadapkan pada kondisi yang mengakibatkan Diabetnya parah. Padahal sebaiknya dalam kondisi apapun kita semaksimal mungkin harus konsisten misalnya

1)             Tidak menyalahkan keadaan sehingga anda terpaksa melanggar aturan pengendalian penyakit. Terutama contoh eksrim saat kita menghadiri pesta.

2)             Juga perlu bisa menolak halus pada sajian ketika kita bertamu, atau menyalahkan istri

3)             Kurang bijak jika pelanggaran yang sering dilakukan diatasi dengan memperbanyak dosis obat

 

c)              Konsisten

“Gaya hidup yang sama, pola pikir yang sama, perilaku dan sikap yang sama akan menghasilkan yang sama”

Pada suatu kesempatan saya mewawancara beberapa orang yang pernah mengikuti ceramah dari Dr Tan, mereka yang tinggal di Bandung, Surabaya dan Medan mengatakan bahwa ceramah tersebut “Sangat baik”.

 

Ketika pertanyaan saya lanjutkan, apakah anda mulai makan dengan kandungan banyak serat dan mengurangi lemak, rata rata jawabannya belum. Jadi mereka masih belum konsisten. Karena itu ada baiknya Yakes melakukan evaluasi kepada yang ikut hadir pada ceramah ini, sudah mereka memahami materi ceramah dan konsisten menjalankannya ?

 

d)             Perhatikan alarm tubuh

Tiga tahun dalam perjalanan menderita Diabet, ternyata gula darah puasa saya pada September 2002 : 240 mg/dl dan 2jam pp 418mg/dl; Tiga bulan kemudian gula darah puasa saya turun jadi 65 karena saya mendobel konsumsi obat dari Yakes dan obat Herbal yang gencar iklannya ketika itu.Kedua kondisi tersebut sagt berbahaya, dan terjadinya karena :

 

1)             Pengetahuan saya tentang diabet sangat sedikit

2)             Saya tidak acuh terhadap alarm tubuh : Lemas dan berkeringat yang terindikasi Diabet diatas 200 atau lemas dan menggigil kedinginan yang berarti Diabetnya dibawah 65.

Catatan, beberapa alarm tubuh yang patut anda waspadai adalah :

a)             Kencing pada malam hari dengan rutin

b)             Kencing dalam sehari lebih dari 6X

c)              Kencing yang tidak tuntas, dan masih mau kencing lagi karena ada sisa

d)             Pusing

e)             Penglihatan yang berputar dan sebagainya

Silahkan nantikan sambungan artikel ini pada kategori yang sama (FatchurR)

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close