Opini dan sukses bisnis

Saham terlaris

Pasti banyak pendapat mengenai definisi terlaris yaitu karena banyak diperjual belikan. Terlaris karena jumlah transaksinya terbesar? Apakah 1000 buah transaksi mobil Toyota Avanza lebih laris dibandingkan dengan transaksi 100 Toyota Lexus yang nilai transaksinya lebih tinggi? Ungkapan “laris” memang masih bisa diperdebatkan.

Sebagai analis saham, ijinkanlah saya membuat definisi sendiri, tentang dagangan yang laris, yakni dagangan yang modalnya sedikit tapi banyak diperjual belikan. Bila diterapkan dalam saham, saham terlaris adalah saham yang tertinggi ratio antara rata-rata nilai perdagangan harian dengan market
capitalizationnya.

 

Rata-rata nilai transaksi harian diamati dalam 200 hari, sedang market capitalization diukur pada saat harga terakhir. Agak panjang ya definisinya, tapi itulah yang mungkin saya bisa uraikan. Namun untuk memudahkan perhitungan dan pemahaman, pemakaian ratio saya balik, yaitu market capitalization dibagi dengan transaksi harian.

 

Sehingga ratio yang terkecil-lah yang terlaris. Untuk mudahnya saya berikan contoh PT Ciputra
Property Tbk. (CTRP) dengan ratio 46 adalah saham yang terlaris, hanya dalam 46 HARI saja seluruh market capitalisasinya habis diperjual belikan. Bandingkan dengan Bank Niaga (BNGA) yang memerlukan waktu lebih dari 100 tahun. Maaf kalau logika ini tidak berkenan.

Yang saya tidak habis mengerti, ternyata larisnya saham tidak berkaitan dengan prestasi fundamentalnya, beberapa saham bahkan sangat amburadul nilai fundamentalnya. (Sadhono Hadi
Creator of Fundamen Top40; Visit http://fundamen40.blogspot.com)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close