Psikologi

Telkomsel kembangkan produk kreatif

Di tengah jenuhnya penetrasi kartu seluler (SIM card) yang telah melampaui jumlah penduduk atau lebih dari 140 juta, operator seluler dituntut kreatif dalam melakukan akuisisi pelanggan.

Beberapa operator jemput bola kepada komunitas untuk mendapatkan pelanggan baru. Bagaimana hasilnya?

Strategi menambah pelangan yang dilakukan Telkomsel tidak hanya membidik pelanggan muda (early youth) saja namun melakukan pendekatan kepada komunitas yang memiliki karakter dan kebutuhan layanan kontens spesifik dijadikan lading garapan untuk menambah pelanggan.

Untuk menjaring komunitas petani Telkomsel membuat Kartu Petani. Menjaring etnis Telkomsel memiliki Kartu Madura, dan untuk menjaring komunitas sekolah memiliki layanan kartu Haisobat disamping kartu untuk komunitas agama dan lainnya.

Kartu petani “Kartu Hebat” didisain khusus dengan gambar petani memegang padi agar lebih dekat dengan calon pelanggannya . Sebagai kartu call group Katu Hebat yang diluncurkan pada acara Karawang Agro Expo 4/4/13 ini menawarkan gratis nelpon & SMS sesama anggota komunitas petani.

Head of Corporate Communication Telkomsel Jabodetabek Widi Fitriani, menawarkan kartu komunitas bermacam benefit dan memberi manfaat berupa konten yang dibutuhkan komunitas. “Pada Kartu Hebat ditawarkan value lebih baik untuk komunitas petani dibanding kartu AS reguler,” ujarnya (29/5).

Kartu Hebat menawarkan gratis telepon dan SMS sesama pengguna Kartu Hebat. Selain itu kartu ini menawarkan info gratis berupa informasi cara bercocok tanam, seperti pemupukan, jarak tanam, waktu tanam, harga komoditas dan lainnya.

Untuk cara bercocok tanam padi Telkomsel bejerjasa sama dengan International Rice Research Institute (IRRI) untuk memberikan respon kepada pelanggan petani lewat pertanyaan telepon IVR (interactive voice response). IVR akan menjawab bermacam hal melalui SMS ke nomor tertentu misalnya cara tanam (padi dan palawija), pemupukan dan harga komoditas dengan mengatik angka.

Selain Kartu Hebat Telkomsel masih memiliki produk Kartu Madura bagi etnis Madura. Masyarakat Madura yang meliputi Pulau Madura dan wilayah tapal kuda Jawa Timur dengan populasi mencapai 20 juta dinilai sangat menarik untuk dijadikan pelanggan baru.

Disamping layanan telepon dan SMS gratis sesama komunitas pelanggan Kartu Madura bergambar karapan sapi ini menawarkan konten : Cerita humor khas Madura dan informasi lain. Pemanggilan ke operator lain dikenakan Rp 270/menit. Dengan mengirimkan 1 SMS, pelanggan Kartu Madura mendapat gratis 10.000 SMS berlaku dari jam 00.00-17.00 wib, untuk jam 17.00-24.00 mengirim 3 SMS gratis 100 SMS.

Meski berupa kartu komunitas Kartu Madura dapat untuk ponsel cerdas. Layanan roaming internasional ke 200 negara, tranfer pulsa, mobile bangking, Mobile Banking, Mobile Wallet T-Cash, T-Remitt (transfer uang di luar negeri), dan masih banyak lagi lainnya.

Regenerasi Pelanggan

Untuk regenerasi pelanggan Telkomsel menyasar pelanggan muda membuat komunitas bernama Haisobat yaitu wadah kreativitas online-offline siswa SMP-SMA dengan konsep belajar sambil bermain dan berinteraksi dengan sesama siswa. Pengguna kartu Telkomsel dapat bergabung dalam komunitas Haisobat yang menawarkan tarif murah menelepon, SMS, dan media sosial.

Keuntungan menjadi anggota Haisobat : Mendapat unduh gratis materi pelajaran, kompetisi online dan media sosial tiap bulan, jurus-jurus bebas galau setiap harinya, dan ajang kopi darat sesama anggota komunitas berbagai sekolah. “Saat ini, Haisobat beranggota ± 110.000 siswa lebih dari ratusan sekolah tersebar di Jakarta,” ujar Widi.

Untuk memberikan nilai tambah Telkomsel membuat ajang “Haisobat Youth on the Move” yang merupakan ajang pentas seni siswa SMA-SMK. Acara itu dikemas dan konsep Youth on the Move Festival yang menghibur, bermanfaat, sekaligus edukatif. (bahan dari hay/E-6; http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/120528)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close