Info Pusat

Purnabakti dari Telkom

Disadari atau tidak, ketika menjelang purnabakti kebanyakan dari kita merasa gelisah, cemas, galau bahkan stress ketika kata ini terdengar di telinga kita……PENSI

 

Ketidak siapan menghadapi masa pensiunini, padaumumnya timbul karena adanya ke khawatiran kita tidak dapat memenuhi kebutuhan tertentu yang selama ini selalu dapat kita penuhi, meskipun kita sesungguhnya sudah dapat memperkirakan waktunya jauh hari sebelumnya yakni pada saat kitamulai bekerja.

 

 

Padahal kita tidak sendirian……

 

Berakhirnya masa kerja di kantor sesungguhnya bukanlah akhir dari segalanya. Beberapa aktivitas memang otomatis berakhir, namun masih banyak kegiatan lain yang dapat berlanjut, bahkan akan diperoleh peluang baru yang lebih mengasyikan, antara lain :

 

·      Bersilaturahim, kita memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan silaturahim kepada sanak saudara dan handai taulan terutama dengan teman sejawat yang sudah berstatus purna bakti.

 

·      Berbagi pengalaman, pengetahuan, ide, urun rembug, saling member dan menerima untuk memperoleh aktivitas baru yang bermanfaat dalam mengisi kehidupan baru.

 

·      Mendalami informasi tentang hal – hal yang mungkin dapat kita manfaatkan guna menumbuhkan rasa kepedulian dan memberikan uluran tangan untuk pembinaan lingkungan di sekitar kita.

 

·      Menyalurkan hobby kita yang terhenti karena bertumpuknya rutinitas pekerjaan saat masih aktif.

 

·      Dan banyak lagi yang bisa kita petik dari silaturahim dan saling peduli diantara sesame pensiunan dalam mengisi hari-hari kita menjelang akhir hidup kita.

 

 

Pensiun adalah “dunia baru” yang niscaya semua karyawan akan mengalami dan merasakannya sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan ketika masih bekerja sebagai karyawana ktif. Memasuki masa pensiun, seseorang akan kehilangan peran sosialnya di masyarakat, prestige, kekuasaan, menurunnya pendapatan, lingkungan sosial, bahkan harga diris eolah-olah akan berubah juga karena kehilangan peran yang selama berpuluh tahun dijalankannya.

 

 

Tidak jarang terjadi suatu ketika kita akan merasa sendirian, kesepian dan saat itulah sangat membutuhkan pertolongan orang lain, yang ironisnya di saat yang sama saudara kita yang sesungguhnya sangat dekat dan mampu member pertolongan tidak menyadarinya. Bahkan lebih jauh lagi, kita tidak pernah tahu kapan dan siapa yang akan mengangkat jenazah kita menuju keperistirahatan terakhir nantinya.

 

 

Pertimbangan seperti inilah yang pada tahun 1996 mendorong Dirut PERUMTEL, Bapak Willy Moenandir Mangoendiprodjo, memutuskan perlunya mendirikan organisasi pensiunan khususnya di lingkungan Perusahaan Umum Telekomunikasi yang dikenal sebagai Persatuan Pensiunan Telkom atau P2TEL. Prakarsa pendirian organisasi Pensiunan PERUMTEL ini disambut baik oleh Direksi PERUMTEL dengan menerbitkan Keputusan Direksi SK10180/DIRUTTEL/179 tanggal 12 Nopember 1979 tentang Pembentukan Forum Konsultasi antara Perumtel / Perusahaan dengan Para Pensiunan Perumtel.

 

Selanjutnya pada tahun1988 diselenggarakan MUNAS I tanggal 29-30 Maret 1988 yang dipimpin oleh H.Eem Rachmat selaku DIRPEGTEL dan saat itu terpilih Harun Al Rasjid sebagai KetuaUmum. MUNAS I tersebut berhasil menyusun ART dan menetapkan Pengurus Pusat masa bakti 1988-1993. Sedangkan Anggaran Dasar P2TEL 1988 dengan Akta Notaris Wiratni Ahmadi, SH Bandung diteguhkan dengan diterbitkannya Akta Perkumpulan Pensiunan PERUMTEL no. 183 tanggal 30 Maret 1989.

 

 

 

VISI P2TEL

 

Menjadi Perkumpulan yang mampu memberdayakan anggota untuk mewujudkan hidup sejahtera lahir batin secara mandiri.

 

 

 

MISI P2TEL

 

Misi P2TEL adalah menyelenggarakan pelayanan bagi anggota, dalam bentuk upaya :

 

·      Memperbaiki dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan manfaat pension dan pemeliharaan kesehatan.

 

·      Mempererat silaturahimdanmemajukankesehatanmelaluipelayananolah raga kesehatan, kerohanian, rekreasi dan sosial.

 

·      Memberi penerangan guna memperluas wawasan, terutama yang berkaitan dengan kepentingan pensiunan.

 

·      Membantu badan usaha koperasi dan badan usaha lainnya milik anggota dalam bentuk dukungan financial dan atau non financial bila memungkinkan.

 

 

 

KEANGGOTAAN P2TEL

 

P2TEL menganut stelsel keanggotaan pasif, sehingga setiap pensiunan  PT. TELKOM secara otomatis menjadi anggota P2TEL. Seluruh pensiunan atau mantan karyawan Telkom yang menjadi Peserta (penerima manfaat pensiun) DAPEN TELKOM adalah Anggota P2Tel tanpa harus mengajukan permohonan. Namun apabila yang bersangkutan tidaki ngin menjadi anggota, maka ia harus mengajukan ketidaksediaannya secara tertulis kepada Pengurus Cabang P2Tel setempat dimana yang bersangkutan tergabung. Untuk mengetahui daftar Cabang P2Tel, pensiunan dapat mengakses situs / website P2tel di http://p2tel.or.id. Untuk pensiunan yang bukan Peserta DAPEN TELKOM dapat menjadi anggota dengan mengajukan permohonan tertulister lebih dahulu kepada Pengurus Cabang terdekat.

 

 

 

Bagi karyawan TELKOM yang telah memasuki masa persiapan pension atau mantan karyawan yang berstatus penerima uang tunggu dapat diterima menjadi AnggotaLuar Biasa P2TEL, dengan syarat yang bersangkutan mengajukan permohonan tertulis kepada Pengurus Cabang P2Tel terdekat. Selanjutnya status keanggotaan luar biasanya akan ditetapkan oleh Pengurus Cabang P2Tel terkait.

 

 

 

MANFAAT KEANGGOTAAN P2TEL

 

Sebagai anggota perkumpulan, setiap anggota akan memperoleh manfaat a.l. :

 

·      Mendapat bantuan layanan yang sebaik- baiknya dari Pengurus P2TEL dalam hal mengalami kesulitan yang berkaitan dengan layanan Dapen Telkom, Yakes Telkom dan Taspen.

 

·      Ikut serta secara aktif dalam berbagai kegiatan P2TEL.

 

·      Memperoleh bantuan perkumpulan dalam hal yang berkaitan dengan kepentingan, hak, dan kewajibannya serta dapat menyampaikan pendapat, saran, atau aspirasinya kepada Pengurus Pusat P2TEL atau melalui Pengurus Cabang.

 

 

 

 

 

HAK ANGGOTA

 

Selain manfaat tersebut diatas, setiap anggota mempunyai hak a.l. :

 

·      Menjadi peserta MUSCAB menurut ketentuan yang berlaku.

 

·      Memilih dan dipilih menjadi anggota Pengurus, Badan Pengawas dan atau utusan ke / MUNAS menurutketentuandanprosedur yang berlaku.

 

·      Menerima buku AD / ART dan peraturan lain yang bersifat umum.

 

·      Menerima bulletin triwulanan PENSTEL dan Kalender Pensiunan.

 

·      Memperoleh bantuan persiapan dan proses pemakaman Anggota yang diberitahukan oleh keluarganya kepada Komisariat atau Pengurus Cabang P2TEL.

 

·      Mengajukan permohonan berhenti sebagai anggota atau anggota luar biasa dengan pengajuan tertulis kepada Pengurus Cabang yang setempat.

 

 

 

KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA

 

Selaras dengan manfaat yang diperoleh dan hak yang dimiliki, setiap anggota mempunyai kewajibana.l.:

 

·      Memahami dan mentaati AD / ART dan peraturan Perkumpulan ainnya.

 

·      Menjaga nama baik Perkumpulan.

 

·      Menjaga dan mentaati disiplin Organisasi.

 

·      Mengamalkan semboyan Perkumpulan dalam hidup berorganisasi dan hubungan antar anggota.

 

·      Membayar iuran bulanan secara terpusat sebesar 0,03% atau 3 ‰ (tiga per mil) dari Manfaat Pensiun yang diterima, yang akan dibayarkan langsung melalui pemotongan oleh DAPEN TELKOM.

 

 

 

KEGIATAN P2TEL

 

Seiring berjalannya waktu,hubungan dengan Telkom sebagai Pendiri tetap berjalan dengan baik, bahkan sesuai amanat MUNAS telah terjalin kesepakatan dengan Dana Pensiun Telkom, Yayasan Kesehatan Telkom, SEKAR TELKOM dan para mitra kerja lainnya.

 

 

Bermodalkan kebersamaan tersebut, sampai saat ini telah bergulir berbagai kegiatan yang melibatkan para pensiunan secara aktif dengan memberdayakan 114 Cabang P2TEL yang melayani k.l. 32.000 orang anggotadi seluruh Indonesia antara lain berupa kegiatan olah raga, senam kesehatan,kerohanian, kunjungan kerumah para pensiunan yang sakit, pelatihan ketrampilan, bantuan dana kematian, bantuan bagi yang terkena musibah, bedah rumah pensiunan yang tidak layak huni, menyalurkan zakat & sedekah kepada mereka yang lebih berhak, dlsb.

 

 

Dengan kebersamaan bukanlah merupakan hal  yang mustahil bagi kita untuk mewujudkan sebuah harapan untuk memberdayakan Cabang P2Tel menjadi PUSAT KEGIATAN DAN LAYANAN bagi anggotanya.Harapan inia kan terwujud, apabila para pensiunan muda memandang P2Tel sebagai salah satu lading ibadah dengan mewakafkan sebagian waktu dan pikiran bagi kemajuan P2Tel. Diharapkan di pusat kegiatan para pensiunan tersebut bukan hanya terbatas bernostalgia tentangapa-apa yang selama ini telah dilakukan, tetapi menjadi lebih luas dan nyata dalam menjawab kebutuhan para pensiunan baik bagi dirinya, lingkungan, agama maupun negaranya.

 

 

INFORMASI & KOMUNIKASI

 

Para Pensiunan dapat berkomunikasi dengan Pengurus, setiap saat antara lain melalui situs / website P2Tel di www.p2tel.or.id, sedangkan untuk bersilaturahim dengan para anggota melalui Facebook group di Love P2TEL & milis di p2tel@yahoogroups.com.

 

 

 

Welcome to the Real World….. Selamat Datang di DuniaNyata…..

 

 

 

KETUA UMUM

 

ttd

 

 

 

SETYANTO P. SANTOSA

NIK. 460553

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close