Hobi danKetrampilan

Main sulap coklat

Suatu hari Udin dan Usep pergi ke toko coklat. Sibuk nyari2 coklat, Usep diam2 ngutil 3 coklat batangan.
Setelah keliling2, mereka berdua keluar. Usep langsung bilang ke Udin:
“Din, gua berhasil nyuri 3 coklat tadi, trus ga ada yang tau lagi,, gua hebat kan?? lu gak bisa ngambil sebanyak gua.. haha”

Udin ngomong: “Oh, gitu ya? Mau liat yg lebih jago dan bagus gak? Yuk kita balik ke toko tadi, trus gua tunjukin gimana caranya nyuri coklat yang bener!”
Baliklah lagi mereka berdua ke toko coklat tadi.. Udin langsung ngomong ke mas2 yg jaga kasir: ” Mas, mau liat Sulap gak?”

Mas2 kasir: “wah, serius? mau dong!”
Udin bilang: “Kasih gua coklat 1 batang”
Mas2 kasir dengan polosnya ngasih ke Udin, trus coklatnya dimakan. Udin minta lagi yg ke2, dimakan lagi. Terus minta 1 coklat batang lagi, dan dimakan lagi ama si Udin.

Mas2 kasir langsung nyela dari pada dia rugi, dan merasa ditipu, “Lho mas, sulapnya mana??”
Si Udin ngomong: “Sini, coba mas sekarang cek kantong temen gua,,
pasti coklat yg gua makan tadi pindah ke dia!” (Suhirto M)-FR

———–

Burung kakatua

Seorang bapak ingin sekali memelihara burung kakak tua, kemudian ia pergi ke pasar burung. Ketika sedang asyik berkeliling ia mendengar seekor kakaktua yang berceloteh: ” ANDA KAMI TANGKAP INI SURAT PENANGKAPAN ANDA”.
Bapak tadi bertanya kepada pemilik toko.: “Kenapa kakaktua itu ngomong kayak itu ?”
Pemilik toko: “karena dulunya kakaktua itu milik seorang perwira polis,”
si bapak: “harganya berapa,,?”
Pemilik toko:”2 juta pak”

Kemudian bapak tadi mendengar suara teriakan: ” ANDA TERBUKTI BERSALAH ANDA DIJATUHI HUKUMAN SEUMUR HIDUP”.
Bapak tadi melihat kearah sumber suara ternyata dari seekor kakaktua yang lain.
si Bapak:”kalo yang itu kenapa ngomong kayak gitu?”
Pemilik toko: “oh,,kalo yang itu dulunya milik seorang hakim”
si bapak:” berapa harganya,,?”
Pemilik toko :” sama pak 2 juta juga,,!”
si Bapak:” Mahal banget, gak bisa kurang lagi ya,,?”
Pemilik toko: “gak bisa pak,,!”

Bapak tadi melihat seekor kakaktua yang berada diujung toko, kakaktua itu hanya diam tanpa bersuara.
si Bapak:”kalo yang itu berapa harganya,,?”
Pemilik toko:”200 juta pak,,!”
si bapak: :”busyet, mahal banget
Pemilik toko: “jangan kaget pak, burung ini dulunya milik seorang koruptor, dia tahu dimana koruptor itu menyembunyikan uang hasil korupsi (Suhirto M)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close