Psikologi

Cepat tersinggung

Konon dulu ada suami-istri yang tiap hari bertengkar dan tak jarang saling berdiam tanpa bicara. Sang suami menganggap istrinya tidak perhatian/ cuek padanya begitupun sebaliknya. Karena sang lelaki sudah tak sanggup lagi menahan kekesalan itu akhirnya sang suami pergi ke tempat orang bijak di suatu desa.

”Saya ingin menceraikan istri karena dia cuek kadang membuat saya kesal pada sikapnya, cara apa supaya bisa berpisah dengan istri / cara menceraikannya”. Lalu orang Tua itu menjawab ” Mudah saja dengan air putih yang saya bacakan mantra lalu kamu minumkan pada istri mu ”.

Keesokan harinya dengan semangat yang menggebu-gebu sang suami membawa membawa secangkir air lalu menyodorkan pada orang tua itu. ” Ini airnya saya sudah membawanya tolong dibacakan mantra-mantranya “

Lalu orang tua itu menjawab ” air minum ini tidak akan saya bacakan mantra sebelum kamu mencampur 2 kumis harimau yang kamu cabut langsung dari harimaunya ” . Sejenak suami berfikir, karena tekad dan kekesalannya sang suami menyanggupi nya. Rasa takut nya terkalahkan dengan amarahnya .

Ia bergegas ke hutan mencari dan akhrnya dilihat ada sesekor harimau. Harimau menyadari kedatangan seseorang dan tetap bermain dengan anaknya. Tiap hari sang suami pergi ke hutan mengamati harimau agar bisa cari cela mencabut kumisnya, berbagai hal kecil tentang harimau seperti makanan kesukaan dan lain-lain ia ketahui detail cara agar dia dapat mendekati harimau pun ia rancang .

Akhirnya setelah 3 bulan sang suami dapat secara langsung perlahan demi perlahan bermain dengan harimau itu . Bahkan sang suami dapat dengan mudah mencabut kumis harimau tanpa harimau itu sendiri mengamuk. Dua helai kumis harimau telah ia dapatkan, dan ia menghadap ke orang tua itu .

” Saya sudah mendapatkan kumis harimau dan ini air segelas nya” . Sang orang tua terdiam sejenak, lalu berkata ” Wahai anak muda , harimau yang begitu mengerikan pun dapat kau taklukkan selama 3 bulan . Lalu mengapa istri mu yang masih memiliki perasaan tak dapat kau taklukkan juga ? ” .

Mendengar perkataan orang tua bijak itu , sang suami bergegas pulang dan membatalkan niatnya menceraikan istrinya . Lalu meminta maaf pada istrinya dan kembali saling menyayangi. (Pak Oto; http://edukasi.kompasiana.com/2014/01/28/cepat-tersinggung-menyebabkan-setres-631220.html)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close