Islam

Berebut pahala

Bangun tidur, buka pintu ke teras belakang, setrika-an menggunung. Maklum kami baru pulang dari Bandung, jadi cucian cukup banyak. Saya kemudian pilih baju-baju saya sendiri, celana, kemeja, sarung dan pakaian dalam kemudian mulai setrika.

Tak berapa lama, pintu terbuka dan kepala istri nongol. – lho pak? Biar saya yang setrika.
– Nggak apa, kan Rasulullah juga nyuci bajunya sendiri. Jawab saya setengah bergurau, sambil terus setrika.
– lha bapak, menghalangi pahala saya. Kan saya pengin masuk surga.
Wah, lain lagi kalau alasannya begitu. Saya hentikan setrika, mencabut stop-kontak dan membiarkan istri saya beribadah dalam melayani suami.

Istri yang bekti melayani suami, dijanjikan surga oleh Allah. Istri seperti baju, bagi suami, ia melindungi dan menjaga martabat suami. Terkadang dalam melaksanakan fungsinya itu, istri nampak sangat posesif bahkan terkesan cemburu.

Cemburu? Walah, saya yang sudah budeg, peyot begini sudah tidak punya modal lagi buat dicemburui..
(Sadhono Hadi-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close