Iptek dan Lingk. Hidup

Sandal kulit

Sandal kulit pasti berbeda dengan sandal karet, apalagi sandal plastik. Sandal karet dan sandal plastik, relatif tidak berubah bentuk, sedang sandal kulit, makin lama di pakai, apalagi bila kaki masih basah, akan mengikuti bentuk kaki dan gaya berjalan pemakainya.

Permukaan sandal akan berlekuk-lekuk sesuai dengan profil kaki pemilik sandal. Itu sebabnya sandal kulit milik pribadi, sedang sandal karet atau plastik boleh dipakai ramai-ramai. Siapapun yang pernah mencoba sandal kulit saya, akan tidak nyaman, “Kok begini rasanya?”.

Ya, memang itu sandal saya dan sayapun akan tidak nyaman memakai sandal orang lain. Mungkin memakai sandal kulit itu mirip dengan cara komunikasi. Berkomunikasi itu juga sangat spesifik, masing-masing orang punya gaya dan style sendiri-sendiri. Membaca posting orang, kadang-kadang rasanya seperti memakai sandal orang lain. Tidak nyaman.

komunikasi internetCelakanya komunikasi lewat internet itu diakui memang sulit. Para ahli meneliti hanya 17% efektifitasnya. Banyak kelirunya, sering orang mengartikan tidak sesuai dengan maksud penulisnya.
Komunikasi lewat internet kehilangan intonasi suara, yang porsinya 38%. Kita bercakap langsung lebih efektif dari pada berkomunikasi lewat internet.

Komunikasi non-verbal, seperti gerakan tubuh, kernyitan alis, atau gerakan tangan itu memiliki efektifitas 50%. Tidak mudah berkomunikasi lewat milis, terutama memilih kata tanpa menyinggung sandal orang lain.

Para akhli menganjurkan, untuk hal-hal yang khusus, terutama untuk tulisan yang tidak perlu dibaca orang banyak, sebaiknya dipilih lewat japri atau sms. Lebih aman dan lebih pribadi. Salam. (Sadhono Hadi; Creator of Fundamen Top40; Visit http://fundamen40.blogspot.com; http://rumahkudidesa.blogspot.com)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close