Selingan

Persiapan untuk Ceng Beng

Prolog: Bagi sebagian warga Tionghoa, masih ada yang melakukan ritual membakar miniatur benda2 duniawi (uang tiruan, rumah megah lengkap beserta segala perabotan dan peralatan elektronik tiruan, mobil, dsb ) yang terbuat dari kertas, dengan harapan akan terkirim ke surga dan diterima oleh anggota keluarganya yg telah meninggal dan bisa melengkapi kebutuhan ‘hidup’ nya di alam sana.

Alkisah pada suatu ketika A Liong pergi ke toko perlengkapan sembahyang Ceng Beng.
Dia lihat ada iPhone kertas buat bakaran sembahyang, tapi ragu untuk membeli.

Bertanyalah Α Liong kepada A Cin, pemilik toko.
Α Liong: “Apa mereka bisa pakai iphone di sana?”
A Cin: “Oh.. Pasti bisa! Kan Steve Jobs sudah berangkat duluan ke sana ngajarin mereka!”
Lalu A Liong jadi beli iPhone kertas.
A Cin: “Sekalian aja bluetooth headset nya,lagi populer!”

A Liong ragu… Setelah dipikir2, akhirnya jadi beli juga. Sebelum pulang, A Liong dicegat.
A Cin: “Engkoh perlu Power bank juga, siapa tahu di sana iPhone nya low batt..”

A Liong mulai sebel, tapi akhirnya beli juga semuanya… iPhone, Bluetooth dan Power bank kertas.
Sebelum keluar toko dia minta kartu nama A Cin si Pemilik Toko.
Waktu diberi satu, A Liong minta sekotak

A Cin: “Lhoo, buat apa, Koh?”
A Liong: “Nanti wa bakar juga kartu nama engkoh semua. Jadi kalau temen-temennya ada yang tanya beli dimana bisa menghubungi situ, dan kalau ada kerusakan atau masalah teknis, dia bisa menghubungi engkoh langsung,kalo masih gak beres juga , paling engkoh diminta kesana untuk betulin. (Iin Indira; dari milis sebelah)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close