Psikologi

Rejeki itu tdk bisa ditiru

Meskipun sama jalanmu; Meskipun sama jualanmu; Meskipun sama pekerjaanmu
Hasil yg diterima beda2; Bisa beda pada banyaknya harta
Bisa juga ada di rasa dan tenteramnya hati ya itu yg namanya bahagia

Semua itu dari kecintaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Barang siapa sungguh2 akan ketemu, Siapa berani sengsara (kerja keras) bakal menemui kemuliaan, bukan banyaknya, tetapi barokanya yg menjadi cukup dan mencukupi

Sdh digariskan takdirnya manusia; Bahwa yg hidup itu sdh dibekali dr Yang Maha Kuasa. Jalan hidup dan makananya sdh tersedia dekat seperti. Udara yg dihirup sehari hari tapi kadang manusia silau dan gelap hatinya yg jauh dari dirinya kelihatan terang benderang memanggil manggil

Tetapi yang dekat di depannya dan jadi tanggung jawabnya disiasiakan seperti tdk berguna
Rejeki itu sdh disiapkab Tuhan, tdk bakal kurang untuk mencukupi kebutuhan manusia dari lahir sampai mati.
Tapi untuk menuruti keinginan manusia yg tdk ada batasnya rasanya semuanya mepet, pikiran ruwet, dipikiran ruwet dan hatinya jadi tidak tahu ujungnya.

Pesan orang tua apa yg ada dijalani dan apa yg belum ada jangan diharap, letakkan hatimu kalau sdh jadi milikmu akan ketemu kalau bukan jatahmu apalagi merebut punya orang lain dg cara yg buruk ya tunggu saja itu akan bikin hidupmu sakit, sengsara dan marah dlm keluarga semuanya itu bakal hilang kembali jadi ke yg semestinya

Seandaninya tentram hanya bisa dibeli dengan banyaknya harta alangkah sengsaranya jadi orang yg nggak punya. Untungnya tenteram itu bisa dimiliki siapa saja yg mau menahan hatinya dari serakah dunia suka menolong orang lain dan hidupnya dipasrahkan hidupnya ke GUSTI ALLAH. (Bambang Tri W-72)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close