Psikologi

Kebaikan demi kebaikan

~Manusia tidak bisa hidup sendiri. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan orang lain, agar bisa mempertahankan hidupnya.
Tidak banyak yang dapat kita lakukan sendirian, tetapi amat sangat banyak yang dapat kita lakukan bersama-sama.

~Seseorang tidak mungkin mampu menyelesaikan masalahnya, tanpa peran dan bantuan orang lain.
~Seseorang yang bekerja seorang diri, tidak akan bisa meraih hasil, sebanyak orang-orang yang bekerjasama..
~Kebersamaan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup.

~Dalam kebersamaan, rasa egois akan mengendap, dan rasa solidaritas akan tumbuh..
~Kebahagiaan kita tumbuh berkembang, saat kita turut membantu orang lain.
Namun bila kita tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan kita akan layu dan kering.

~Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami setiap hari, dengan sikap dan tindakan memberi atau berbagi..

~Orang yang pelit, tidak akan menyenangkan, dan akan dihindari oleh orang lain.
Untuk itu, berinvestasilah dalam hubungan masyarakat, dan masalah-masalah sosial…
~Memberi makan orang yang kelaparan.
~Membantu orang miskin,
~Meringankan beban orang yang menderita, atau terkena musibah..
~Mendo’akan orang lain.. (itulah amal yang paling mudah..!)

~Dengan bersosialisasi dan berkarya sosial, kita akan menerima balasan yang berharga, yaitu rasa bahagia, puas, karena telah membantu orang banyak.
Perasaan bahagia dan puas tersebut, akan membuat hidup kita terasa lebih berarti..

~Energi positif atau negatif, bisa ditukar, seperti perdagangan yang adil. Semakin banyak yang kita berikan, semakin banyak pula yang akan kita terima.
Firman Allah SWT : “Tidak ada balasan kecuali kebaikan pula” (QS Ar-Rahman :60 )

~Ramadhan… inilah saat yang paling baik untuk melatih kita dengan tujuan dapat menjadi hamba Allah yang baik. (Iin Indira; http://etikahidup.blogspot.com/2008/08/hak-dan-tanggung-jawab.html)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close