Psikologi

Mengetahui potensi anak

Solo-Bakat anak yang masih masa perkembangan dapat diobservasi melalui faktor genetik. Umumnya orangtua sulit untuk mengetahui bakat buah hatinya. Padahal bakat ini sering kali muncul secara spontan dalam perilaku keseharian dari seorang anak.

Hal tersebut diungkapkan Psikolog Anak, Maya Savitri saat mengisi seminar di Kelompok Belajar TK Primagama Manahan, Sabtu (24/11). Menurutnya untuk mengetahui bakat ataupun potensi seorang anak, sebaiknya orangtua bisa mengobservasi dari keingintahuan si anak.

Apakah ia tertarik bidang seni, tulis-menulis, atau yang bersifat eksakta. “Untuk mengetahui dan mempermudah ortu melakukan tahap observasi bakat si anak bisa dilakukan saat anak bisa melakukan aktivitas. Hal ini bisa, saat anak masih berusia 2-3 tahun, dari sini orangtua bisa mengamati secara natural,” jelasnya.

Untuk mengatahui pengelompokan potensi anak, orangtua bisa mengacu pada teori kecerdasan majemuk Howard Gardner, yang meliputi delapan kecerdasan.

Pertama adalah kecerdasan linguistik yakni kemampuan anak dalam mengolah kata baik itu secara lisan aaupun tulisan.

Kedua, kecerdasan logika matematika, ini merupakan kemampuan anak dalam berpikir logis dan sistematis. Mereka cenderung senang berhitung, membuat perencanaan, memecahkan masalah secara logis dan suka bereksperimen.

Ketiga, kecerdasan visual spasial, ini adalah kemampuan memahami hubungan visual dan spasial dengan akurat.
Keempat, kecerdasan musikal yakni kemampuan untuk memahami, menikmati dan mengapresiasi musik.

Kelima, kecerdasan interpersonal, dalam hal ini anak akan menunjukkan kemampuannya dalam berhubungan sosial yang baik dengan orang lain. ini akan terlihat dari kemampuan komunikasi yang baik, menikmati berkumpul atau beraktivitas dengan orang banyak dan mudah bergaul.

Keenam, kecerdasan intrapersonal, yakni kemampuan untuk memahami diri sendiri. mereka lebih nyaman berpikir dan mengambil keputusan sendiri, serta mengenal kelebihan dan kekurangan dirinya dengan baik.

Ketujuh, kecerdasan kinestetik, adalah kemampuan menggunakan gerakan untuk mengekspersikan ide atau perasaannya.
Kedepalapan, kecerdasan naturalis yakni kemampuan untuk mengenal dan memahami alam sekitar. Keccerdasan naturalis ini biasanya anak akan peduli dengan lingkungan, senang memelihara binatang atau tanaman dan tertarik pada permasalahan sosial.

“Dari kedelapan kecerdasan tersebut biasanya rata-rata dua yang akan terlihat, dan orang tua bisa mengetahui apa bakat yang ada didalam diri anak,” papar Maya. (http://www.timlo.net/baca/47826/ini-dia-8-kecerdasan-anak-majemuk-anak-menurut-howard-gardner/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close