Iptek dan Lingk. Hidup

Jali-biji bermanfaat yang dilupakan

Jakarta, CNN Indonesia-Biji jali kini hanya terkenang lewat tembang Jali-jali. Itu ada benarnya. Pasalnya, orang sekarang nyaris tidak mengenal bahkan mengonsumsi biji-bijian berwarna putih itu. Padahal manfaat yang dirasakan tubuh saat mengonsumsi jali sangatlah bagus.

Jali mempunyai kandungan gizi yang sangat bagus untuk tubuh, mulai dari melancarkan buang air besar hingga jadi obat tradisional kanker. Ahli gizi Nanny Djaja menjelaskan manfaat biji yang kini dilupakan masyarakat. “Sekarang sudah jarang sekali orang makan jali,” kata dokter dan pengajar dari Fakultas Kedokteran UNIKA Atmajaya Jakarta, saat ditemui usai konferensi di Jakarta, Kamis (20/8).

“Penelitian manfaat jali masih sedikit, padahal literatur yang saya baca manfaat jali itu bagus sekali,” katanya melanjutkan.

Jali merupakan tumbuhan biji-bijian dari suku padi-padian. Warnanya putih seperti mutiara. Di China jali bahkan biasa disebut dengan China Pearl Wheat.

Varietas jali tersebar di berbagai penjuru dunia. Namun menurut Nanny, jali yang berasal dari Indonesia lebih bagus kandungan gizinya.

“Jali Medan atau Aceh itu lebih bagus dibanding jali dari luar seperti China. Jali Medan butirnya lebih besar, kandungannya lebih baik, harganya pun lebih mahal,” katanya.

Terdapat kandungan gizi seperti prebiotik, beta-sitosterol yang bagus untuk mengendalikan kolesterol gula darah tubuh.

“Bukan hanya mengontrol gula darah saja, malah di China jali itu dipakai sebagai obat tradisional untuk kanker,” ujarnya menjelaskan.

Anda dapat memasak biji jali menjadi bubur dengan gula secukupnya untuk sarapan setiap pagi. Bila jali rasanya tawar, Anda dapat memakai daun pandan dan sedikit gula.

Hasil penelitian Nanny menunjukkan, sarapan bubur jali tidak menaikkan gula darah. Apalagi jika jali digabung dengan yoghurt, maka manfaatnya pun semakin bagus untuk tubuh.

“Kenapa digabung dengan yoghurt? Karena yoghurt sendiri untuk menjaga keseimbangan mikroba,” katanya.

Meski orang sudah jarang konsumsi jali, tapi biji tetap bisa Anda temukan di pasar tradisional dengan harga Rp 10an ribu per 2 ons. (mer; Masyaril Ahmad, CNN Indonesia;
http://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150820171644-262-73435/biji-jali-biji-sehat-kaya-manfaat-yang-sudah-terlupakan/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close