Iptek dan Lingk. Hidup

Tak bisa lagi membuat telur mata sapi?

REPUBLIKA.CO.ID, Kita mengenal telur ayam berkomposisi albumin (putih telur) dan kuning telur di tengahnya. Namun para peternak Jepang di Hokkaido berhasil menciptakan inovasi. Induk ayam yang diternakkan mampu memproduksi telur dengan kuning telur berwarna putih.

Japan Times melaporkan telur ayam yang terdiri atas albumin dan putih telur sedang berada di puncak ketenaran. Para peternak Jepang meyakini warna kuning telur terbentuk karena ayam-ayamnya diberi makan jagung impor. Sedangkan para peternak yang memberi makan ayam-ayam mereka dengan menu diet beras mendapatkan telur ayam dengan putih telur.

Telur unik ini diberi nama Kometsuya. Nama ini merupakan kombinasi dua kata Jepang yaitu ‘kome’ yang berarti nasi dan ‘tsuya’ yang artinya terkenal. Penjualan telur di Jepang pada semester pertama 2015 meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Satu karton telur yang berisi enam butir ayam dihargai 432 Yen di Jepang atau sekitar 3,6 dolar AS.

Beberapa peternakan ayam telah mematuhi anjuran pemerintah dengan menggunakan produksi lokal sebagai pakan ternak. Peternak ayam di Jepang baru-baru ini mulai mengganti pakan ternaknya dari jagung impor ke beras lokal. Saat ini permintaan domestik akan beras di Negeri Sakura tengah menurun. Pemerintah menanggapi menurunnya permintaan domestik terhadap beras dengan mendorong para peternak agar memberi makan hewan ternaknya dengan beras. Anjuran ini berlaku bagi peternak yang bermukim di wilayah yang menjadi produsen beras.

Kementerian Pertanian Jepang memasang target agresif dengan mematok produksi beras sebesar 1,1 juta ton pada 2025. Angka ini naik signifikan dibandingkan produksi pada 2013 yang hanya mencapai 110 ribu ton.

Distributor telur lokal mengungkapkan kegembiraannya karena penjualan Kometsuya terus merangkak naik. Strategi ini juga sekaligus menjadi promosi agar masyarakat Jepang beralih dari bahan pangan impor ke komoditas lokal.

“Tidak lama lagi telur ayam dengan putih telur di tengah akan menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari masyarakat Jepang,” kata manajer Hokkaido Dosanko Plaza kepada Japan Times dilansir dari Foxnews, Kamis; 3/9/2015. (Akung Prast; )-FR

———–

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close