Iptek dan Lingk. Hidup

Bermalam di Kapal yang terjebak di Es Antartika

(cnnindonesia.com/gaya-hidup)- Jakarta, Tak seru sepertinya ketika Anda hanya berwisata ke tempat yang itu2 saja. Makin unik dan jarang suatu tempat dikunjungi oleh orang2 akan menjadi tempat yang paling diincar oleh wisatawan.

Jika ingin sensasi wisata lain, Anda bisa menikmati dari atas kapal Noorderlicht. Noorderlicht atau Northern Lights ini kapal layar yang menawarkan pengalaman menghabiskan musim panas di wilayah Antartika, terutama pulau2 Svalbard di Norwegia. Kapal ini akan jadi tempat bermalam unik mengingat berada di atas es Antartika. Kita akan berlayar ke tempat2 terpencil untuk mencari satwa liar.

 

Mengutip Amusing Planet, saat musim gugur kapal berlayar ke Tempelfjorden dan menunggu sampai lautan membeku jadi daratan es. Perjalanan ini makan waktu 1 minggu untuk menempatkan kapal di tempat yang tepat di Antartika. Kapal ini bahkan butuh 1 bulan menunggu laut membeku dengan sempurna agar kapal tidak bergerak. Kapal ini berada di 60 km timur laut dari Longyearbyen.

Setelah kapal terjebak di atas daratan es, wisatawan bisa menikmati Antartika. Wisatawan bisa berkeliling di daratan es untuk melihat penguin, anjing laut, singa laut, rubah antartika dan beruang kutub.

Ini perjalanan panjang dan dapat dikategorikan sebagai perjalanan berbahaya. Hanya mobil salju dan kereta anjing yang dapat jadi transportasi.

Awalnya kapal Noorderlicht berlayar dari Longyearbyen, kepulauan Svalbard, Kepulauan Lofoten dan lokasi daratan di daerah kutub. Kapal ini memiliki 10 kabin untuk 20 penumpang. Kapal ini juga memiliki sekoci untuk berlabuh ke daratan dan melihat satwa liar.

Selain bisa menikmati indahnya pemandangan Antartika, wisata di kapal ini juga jadi sebuah petualangan tersendiri. Sebelum digunakan sebagai kapal pesiar petualangan, kapal ini sempat digunakan saat perang dunia kedua. SV Noorderlicht awalnya bernama Fs Kalkgrund II, dan dibangun di Flensburg, Jerman pada tahun 1910.

Selama PD II, kapal ini diberi nama Flensburg dan mulai ‘melayani’ prajurit Jerman. Kapal ini pensiun pada tahun 1963 dan dibeli oleh pemiliknya sekarang pada tahun 1991. Setelah mengalami renovasi beberapa kali, kapalnya diberi nama Noorderlicht sampai saat ini. (Chs; M. Andika Putera; Bahan dari :  https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160229135102-269-114259/bermalam-di-kapal-layar-yang-terjebak-di-es-antartika)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close