Iptek dan Lingk. Hidup

Cara Temukan Aplikasi Palsu Di Android Play Store

(autotekno.sindonews.com)-MOUNTAIN VIEW; Mayoritas kita tidak tahu Android Play Store sepenuhnya berusaha menghalangi dan melindungi pengguna dari aplikasi palsu. Tapi pengembang sangat pintar  menutupi program jahat ke aplikasi yang didaftarkan ke Play Store tanpa disadari Google.

Program jahat mendapat perhatian dan dihapus. Tapi mereka bisa kembali dengan nama aplikasi berbeda. Banyak aplikasi palsu menyerbu Play Store dengan meniru aplikasi populer dan sah. Pengembang aplikasi itu memberi mereka nama dan ikon yang serupa.

Laman Giz China mencontohkan aplikasi Bitdefender menawarkan versi gratis dan berbayar. Pengembang terkenal mungkin menawarkan daftar baru di Play Store bernama Bitdefender Premium Plus. Mereka memikat pengguna dengan nama menggoda. Jadi, jika Anda tak sadar, pengguna dengan mudah jadi korban dan mengunduh aplikasi ini untuk dibombardir iklan atau serangan malware.

 

Yang memperburuk keadaan, Anda tidak hanya berakhir dengan aplikasi palsu yang banyak iklan atau menyerang perangkat dengan malware. Setelah mengunduh aplikasi palsu, Anda membuka diri pada bahaya seperti pengumpulan informasi pribadi atau melacak jejak virtual.

 

Bagaimana Aplikasi Palsu menembus penjagaan Google

Pengembang aplikasi palsu begitu baik sehingga mungkin perlu waktu sebelum diketahui. Misalnya, selama beberapa waktu, ada laporan tentang WA palsu di Play Store. Pengembang aplikasi palsu bahkan menyalin nama pengembang yang sah.

Cara untuk membedakan aplikasi palsu dan aplikasi yang sah ialah melacak ruang yang tersisa di akhir nama pengembang aplikasi palsu. Pengembang lain memilih aplikasi populer dengan ikon yang kurang khas dan meluncurkannya di Play Store untuk menghindari pengguna.

 

Bagaimana Google melindungi pengguna Paly Store

Masalah aplikasi palsu yang menyelinap ke Play Store telah ada beberapa waktu sekarang. Namun, baru-baru ini, Google merancang cara membantu mengatasinya. Google Play Protect diperkenalkan sebagai sistem keamanan untuk memverifikasi semua aplikasi di Play Store.

Sistem Play Protect bekerja memindai aplikasi ketika mereka memasuki Play Store. Meski aplikasi pintar palsu masih berhasil menembus keamanan yang ketat, Google berhasil menghapus lebih dari 700.000 aplikasi palsu pada tahun lalu.

 

Cara menemukan dan menghindari Aplikasi palsu di Play Store

Seperti halnya Google menemukan cara melindungi pengguna aplikasi berbahaya, keamanan perangkat dan data Anda akhirnya ialah kuncinya. Pengguna harus memastikan cukup waspada ketika mengakses Play Store atau bahkan dunia online.

Saat Anda cari aplikasi di Play Store, beberapa opsi akan muncul -bahkan dengan ikon sama. Cobalah  mengisolasi ketidakkonsistenan atau sesuatu yang tampak tidak benar. Jika aplikasi punya ikon serupa, fokuslah pada namanya. Anda pasti akan menemukan ketidakkonsistenan.

 

Dengan dua perincian ini, Anda dapat menemukan ketidakkonsistenan. Tentu, pengembang aplikasi palsu bakal meniru nama aplikasi dan nama pengembang, tapi detail tertentu tak dapat mereka lewati. Pengembang aplikasi yang sah ingin penggunanya menemukan dengan mudah dan menciptakan konsistensi yang membuatnya lebih mudah bagi pengguna.

Misalnya, Anda tidak akan pernah menemukan WA sah dengan kata Pembaruan sebagai “Pembaruan WA”. Contoh lain termasuk versi palsu “SwiftKey” jadi nama “Swift Keyboard”, dengan ikon sama dan pengembang sebagai “Designer Superman” daripada Microsoft. Jadi, Anda selalu dapat menemukan aplikasi palsu dengan melihat nama, ikon, atau nama pengembangnya.

 

Periksa jumlah unduhan

Langkah ini bekerja lebih akurat untuk aplikasi populer seperti Instagram, LinkedIn, dan aplikasi serupa. Aplikasi populer seperti Instagram kemungkinan besar punya lebih dari 10 juta unduhan di Play Store. Karena itu, jika jumlah unduhan hanya menunjukkan seratus ribu unduhan, maka itu aplikasi palsu.

 

Deskripsi dan Screenshot

Ini cara luar biasa menemukan aplikasi palsu. Pengembang aplikasi palsu tersebar di dunia, jadi, jika Anda pakai aplikasi berbahasa Inggris, mereka cenderung menulis deskripsi berbahasa Inggris yang rusak. Bahkan pengembang berbahasa Inggris akan meninggalkan ketidakkonsistenan yang jelas seperti kata-kata yang tidak sesuai.

Pengembang aplikasi sah menjalankan aplikasinya untuk memastikan semua sempurna -bahkan komunikasi tertulis. Tangkapan layar menceritakan kisah. Aplikasi palsu kemungkinan besar memiliki foto-foto aneh atau kata-kata aneh pada tangkapan layar -aplikasi sah seperti LinkedIn tidak akan pernah mengatakan yang tidak masuk akal pada gambarnya.

 

Baca ulasan pengguna

Ini mungkin cara klasik abad ke-21 memeriksa keabsahan produk. Banyak aplikasi palsu memberikan ulasan positif, Anda akan memiliki beberapa pengguna nyata yang memberikan testimonial mereka.

Dalam ulasannya, mereka pasti menyampaikan aplikasi tersebut tidak sah. Bahkan satu ulasan seperti itu harus menjadi bendera merah. Apa yang kita lakukan ketika menemukan Aplikasi palsu?

 

Apa yang kita lakukan ketika menemukan Aplikasi Palsu

Hal pertama saat menemukan aplikasi palsu tentu jangan menginstalnya. Tapi Anda harus membuat inisiatif untuk memastikan Google melakukan sesuatu. Selalu laporkan sehingga Google tahu itu aplikasi palsu. Anda dapat melakukan ini dengan menandai itu.

Cukup buka bagian bawah halaman dan klik “Tandai Sebagai Tidak Pantas”. Laporkan secara terperinci sebagai “Copycat or Imersonation”. Jika Anda berada di halaman web, Anda akan dibawa ke halaman bantuan sehingga Anda dapat mengisi laporan terperinci.

Anda dapat mengambil inisiatif dengan mem-posting informasi di platform lain seperti FB atau Reddit untuk menyebarkan informasi sebanyak mungkin. Sekecil apa pun itu, Anda akan berkontribusi besar untuk membantu menghentikan invasi aplikasi palsu ini.

 

(mim; Muh Iqbal Marsyaf; Bahan dari : https://autotekno.sindonews.com/read/1489348/207/ini-cara-menemukan-aplikasi-palsu-di-android-play-store-1578361645)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close