Wisata dan Kuliner

Di Sawinggrai menarik dan menggelikan

SAWINGGRAI, KOMPAS.com-Desa Sawinggrai (Sawinggrai Village) di Distrik Meos Mansar, Kab-Raja Ampat, Papua Barat. Selain lihat burung cenderawasih, wisatawan dapat pengalaman menarik disini. Apa itu? “Memberi makan ikan” kata Husna Kasi Promosi Dispar Raja Ampat ke KompasTravel di Waisai, ibu kota Kab-Raja Ampat, Rabu (11/5/2016).

 

Rombongan media dari Perancis peserta ‘Special Interest Diving Famtrip’ undangan Kementerian Pariwisata tak perlu berlama-lama di laut untuk menuju Desa Sawinggrai. Pasalnya, rombongan menginap di Raja Ampat Dive Lodge di Pulau Mansuar. Dari Pulau Mansuar menuju Sawinggrai yang terletak di Pulau Gam hanya sekitar 15 menit menggunakan speed boat.

 

Selain melihat cenderawasih di alam aslinya, Sawinggrai ternyata memiliki atraksi feeding fish alias memberi makan ikan. Lokasi memberi makan ikan terletak di dermaga Desa Sawinggrai. Usai melihat cenderawasih pada pukul 06.00-07.00 tibalah saatnya rombongan famtrip kembali ke dermaga.

 

Jangan buru-buru langsung naik ke speed boat. Perhatikan ke bawah dermaga. Berbagai jenis ikan dengan bermacam ukuran berenang hilir mudik di perairan yang jernih itu. Betapa indahnya…

Teh dan kopi hangat sudah siap menunggu di tempat peristirahatan dermaga. Manfaatkan waktu untuk memberi makan ikan. Ini kesempatan unik. “Yuk, masak jauh-jauh datang ke Papua tidak mencoba atraksi ini,” ajak seorang kawan.

 

Nindy dari Kemenpar tak mau melewatkan kesempatan ini. Dia menuruni tangga dermaga. “Ini makanan ikannya. Lantas bawa ke bawah dan berjongkok. Masukkan tangan ke dalam air,” kata penduduk Sawinggrai.

Nindy mengikuti saran tersebut. Dia turun setelah mengambil makanan dari tepung dicampur air dan terasa kenyal itu. Setelah jongkok, tangannya dimasukkan ke dalam air. “Iiihh… iihh… geli!” teriak Nindy, saat ikan-ikan itu berebut makanan yang berada di tangannya.

 

Gigitan kecil ikan-ikan berebut makanan memang terasa geli. Tetapi nikmati saja aksi rebutan makanan itu. “Anggap saja terapi,” katanya. Setelah Nindy, giliran Audrey Roit dari media Perancis melakukan hal serupa. Audrey tampak ragu-ragu turun tangga. Tangan kanannya menggenggam makanan ikan.

 

Mulailah dia memasukkan tangan ke dalam air. “Wow, wow..!” Audrey kaget ketika ikan2 itu memenuhi tangannya dan mengambil makanan. Secara reflek dia menarik tangannya. Terkejut bercampur senang. Audrey tertawa lepas. Rasa penasaran membuatnya kembali untuk mengulangi memberi makan ikan.

 

Kali kedua ini dia sudah mengantisipasi. Meski demikian tak urung matanya terpejam saat ikan-ikan kembali saling berebut makanan di tangannya.Yang unik, hanya ikan belang2 yang mau berebut makanan. Padahal ikan-ikan di dermaga Sawinggrai tercatat ada ikan kakatua, ila, dan samandar.

“Itu ikan belang yaitu ikan kost,” kata Lambert, pemandu wisata yang piawai menirukan kicauan burung cenderawasih.

Menikmati suasana pagi hari di dermaga Sawinggrai ditemani the-kopi hangat sambil memberi makan ikan merupakan pengalaman tak terlupakan. (I Made Isdhiana; http://travel.kompas.com/read/2016/05/13/132200027/Atraksi.Menarik.Wisatawan.di.Sawinggrai.Iihh.Geli.)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close