Islam

Al Ikhlas(TA 105)

Suatu saat seorang musyrik Mekah bertanya ke Rasul, “Hai Muhammad, jelaskan ke kami tentang silsilah Tuhanmu!” (Hadits sahih riwayat Tirmidzi, Hakim dan Ibnu Khusaimah). Allah menurunkan surat Al Ikhlas (surat ke 112). Dialah Allah Yang Esa, tempat meminta segala sesuatu. Tidak berputra dan tidak pula diputrakan. Tidak ada yang menyamainya.

Allah tidak ada awal, bahkan sudah ada sebelum alam semesta ini ada, karena itupun ciptaan-Nya juga. Surat ini sangat pendek, hanya empat ayat yang pendek-pendek lagi, tapi semua ayatnya dengan tegas menyebut inti dari semua sifat Allah serta kebesaran-Nya.

 

Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa Rasulullah pernah bersabda bahwa surat qulhuwa llahu ahad sama nilainya dengan sepertiga Al-Quran. (Hadits riwayat Muslim). Rasulullah SAW tentu benar, tidak mungkin salah. Kandungan Al Qur’an lebih kurang sepertiganya membahas tentang Allah dan semua sifat serta kebesaran-Nya.

Surat Al-Ikhlas memberikan landasan belajar ilmu Tauhid. Ilmu Tauhid sendiri adalah induk dari ilmu-ilmu agama. Ilmu Tauhid sendiri berkembang setelah jaman Nabi. Pada saat Nabi, para sahabat dapat langsung bertanya tentang Allah kepada beliau.

Bagi umat Islam, masalah yang masih relevan hingga saat ini mungkin bukanlah soal esanya Allah itu lagi, melainkan bagaimana meng-esakan-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Itu sebabnya ilmu Tauhid selalu terbuka untuk dipelajari. Wallahu ‘alam bishawab. (Sadhono Hadi; dari grup FB ILP)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close