Opini dan sukses bisnis

Membangun Bisnis dengan Kepercayaan

(Reni Yunita-22/9/2016 )-Tidak ada yang bisa mendifinisikan kepercayaan dengan pasti. Mengapa ? Tiap individu memiliki definisi mengenai kepercayaan yang berbeda. Bagi saya, kepercayaan itu sesuatu hal yang krusial bagi seseorang dalam segala tindakan. Untuk membangun kepercayaan seseorang terhadap suatu hal butuh waktu lama bahkan ber-tahun2.

 

Bagaimana tidak? Bagi beberapa orang, kepercayaan itu hal paling mendasar dalam hidup mereka. Tanpa kepercayaan, kita tidak akan menemukan suatu kebenaran. Dan bahkan tanpa kita sadari, setiap hari kita menggunakan kepercayaan ketika akan melakukan suatu tindakan.

Dalam menjalin hubungan, kepercayaan sangat dibutuhkan dan jadi faktor penting. Hubungan vertikal dan horizontal, dalam bekerja, berbisnis, berteman atau pacaran. Ketika kita percaya sesuatu, kita akan menilai sesuatu yang kita percaya memiliki reliabilitas dan integritas tinggi dan segala pertanyaan yang datang kepada diri kita nantinya akan terjawab.

 

Setiap orang pasti memiliki seseorang yang dipercaya di hidupnya. Mereka yang mendapat kepercayaan merupakan orang2 yang memiliki reliabilitas dan integritas tinggi. Salah satu contohnya online shop atau e-commerce yang merupakan salah satu bisnis yang mengalami pertumbuhan sangat pesat di Indonesia.

 

Dengan kemudahan akses dan proses jual beli barang-jasa, tidak sedikit masyarakat Indonesia memanfaatkan bisnis itu. Dengan adanya online shop, masyarakat tidak perlu keluar rumah dan ber-macet2an di jalan (bagi yang tinggal di kota besar) untuk mendapatkan barang-jasa yang dibutuhkan.

Namun dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, tidak sedikit dari mereka yang seringkali merasa kecewa dengan kondisi barang yang tidak sesuai setelah sampai di rumah atau tidak sesuai dengan gambar yang ditampilkan, kesalahan dalam warna ataupun size yang diminta atau bahkan yang lebih parahnya lagi ada beberapa dari mereka yang melakukan penipuan kepada pelanggan.

 

Hal ini tentunya tidak hanya merugikan para pelanggan, bahkan pebisnis online shop tersebut juga akan merugi karena para pelanggan tidak akan melakukan pembelian lagi dan memilih untuk berpindah ke online shop lain.

Bagaimana jika Anda yang mengalami hal tersebut ? Merasa kecewa bukan ? Saya juga pasti akan merasakan hal yang sama. Kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada pebisnis online shop tersebutpun akhirnya hilang.

 

Seperti trustbarometer 2016 yang diluncurkan oleh Edelman “trust is fragile”. Ya, kepercayaan itu rapuh, mudah hancur, mudah hilang dan susah untuk mendapatkannya kembali. Apa akibatnya jika sebuah usaha sudah tidak di percaya lagi oleh para pelanggan?

Mereka tidak akan melakukan pembelian ulang, mengkritik dan tidak merekomendasikan kepada kerabat-kerabat mereka. Padahal ketiga hal tersebut merupakan factor penting dalam kesuksesan suatu usaha.

 

Data trustbarometer menunjukkan bahwa ketika sebuah company di percaya, 75% publik akan menggunakan barang atau jasa yang di tawarkan company tersebut, 74% merekomendasikan ke kerabat mereka (peer-to-peer) dan 59% membagikan opini positif mereka di media online.

Dari trustbarometer tersebut menunjukkan bahwa masyarakat akan menggunakan produk-produk yang ditawarkan oleh company yang terpercaya. Tidak hanya itu, peer-to-peer sekarang ini memiliki pengaruh yang lebih besar daripada top-down.

 

Ini peluang besar ketika kita membuat bisnis dan ingin mengenalkan produk yang ditawarkan ke masyarakat. Kita hanya meng-engage orang2 terpercaya yang memiliki background atau minat sesuai produk yang ditawarkan untuk dijadikan influencer sehingga masyarakat percaya produk bisnis kita. Tidak lupa lagi untuk menggunakan media online, karena media online sekarang ini merupakan sumber media terpercaya.

Kita tidak perlu untuk memasang iklan yang hanya akan menghabiskan budget. Kita hanya perlu membuat platform media yang akan digunakan seperti media sosial (twitter, facebook, instagram dan lain-lain). Hal ini sangat diperlukan karena 59% masyarakat akan membagikan opini positif mereka di media online setelah mereka menggunakan produk-produk dari company yang terpercaya.

Sehingga company yang nantinya akan kita pimpin akan di percaya oleh masyarakat dan memiliki reputasi yang baik dan bahkan dapat merubah perilaku seseorang untuk menggunakan produk-produk yang ditawarkan. (Akung Pras; dari grup FB-ILP; sumber dari http://www.hipwee.com/opini/bangun-bisnismu-dengan-kepercayaan/)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close