Aku cinta Indonesia

BI siap Infrastruktur tergantung Pengelola Tol

Denpasar-Pemerintah bertarget transaksi tol wajib pakai kartu elektronik Oktober 2017. Bank Indonesia (BI) menyatakan, segala infrastruktur siap merealisasikan program ini. Anggota Dewan Gubernur BI Erwin Rijanto mengatakan, semua tergantung ke pengelola jalan tol.

 

Sebab, perbankan siap wujudkan pembayaran non tunai. “Ini program pemerintah, kalau dari sisi kami dari sisi infrastruktur segala macam, kami siap. Tinggal bagaimana kesiapan dari otoritas jalan tol. Kalau sisi perbankan, kami siap,” ujarnya kepada SINDOnews di Bali, Sabtu (6/5/2017).

Menurut Erwin, dengan menggunakan kartu, waktu bayar di gardu tol lebih cepat. Jika sebelumnya butuh 30 detik, nantinya hanya 3 detik saja. “Yang jelas yang paling signifikan itu adalah anda bayangkan kalau kita bayar itu butuh berapa? 30 detik, kalau kita tap cuma butuh waktu 3 detik,” katanya.

Dengan demikian, dia menjelaskan, waktu yang dikeluarkan dalam bertransaksi di gardu tol jadi jauh lebih efisien. Hitungannya bisa sepuluh kali lebih cepat daripada menghabiskan uang tunai.

“Sehingga satu gardu bisa layani sepuluh mobil dalam 30 detik, 10 mobil yang bisa lewat, Anda bayangkan kemacetan efisiensinya sepuluh kali lipat. Lebih lancar dari sisi jalan tol kemacetan menjadi berkurang sekali,” pungkasnya. (ven; Yanuar Riezqi Yovanda; https://ekbis.sindonews.com/read/1203074/34/infrastruktur-sudah-siap-bi-lempar-bola-ke-pengelola-jalan-tol-1494071112)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close