Islam

Dakwah itu menyejukkan dan tidak terpancing emosi

Lombok, kompas.com-Pimpinan Yayasan Maraqitta’limat NTB, Hazmi Hamzar, mengingatkan ulama2 menyebarkan ujaran bernilai moral dalam tiap ceramah. Ia prihatin dengan pemuka2 yang me-luap2 mengutarakan hal menyerang pihak lain dan membuat orang2 di luar kelompok itu tersinggung.

 

“Berikan umat dakwah menyejukkan. Hindarilah bahasa pemancing emosi kelompok lain,” ujar Hazmi saat ditemui di Kec-Wanadaba, Lombok Timur, NTB (13/6/17). Anggota Fraksi P3 DPRD Provinsi NTB itu mengatakan, umat butuh kesejukan. Salah satunya mendapat kata2 dan motivasi positif dari pemuka agama.

 

Pemerintah dan rakyatnya tidak akan bisa membangun bangsa dengan tenang jika tidak ada kedamaian yang tercipta. “Masyarakat bisa bangun dirinya kalau tenang, pemerintahnya bisa bekerja dengan baik, masyarakat merasa kesejukan di negara,” kata Hazmi.

 

Indonesia terdiri dari beragam suku dan agama. Suku atau agama mana pun, kata Hazmi, tidak bisa menyudutkan kelompok lainnya karena hidup saling bersisian. Jika dakwah yang diberikan sejuk, maka suasana di masyarakat juga akan sejuk.

 

“Kita kan jauh dari Ibu Kota. Kadang kita lihat teman di Jakarta, cara seperti itu berdakwah, rasanya mau terbang ke Jakarta supaya tidak begitu cara dakwahnya,” kata Hazmi. “Kalau sudah begitu kan kuping sebelah panas juga. Kalau sudah panas sama panas, bangsa ini akan dibikin susah,” ucap dia.

 

Dakwah menyejukkan, tak hanya menyatukan perpecahan. Hal itu menepis ideologi radikal yang mencoba memanfaatkan kerenggangan yang ada. Agama pasti mengajarkan kasih sayang dengan umat agama lain, bukan kekerasan. “Cara kasar, keras, radikal, tidak selesaikan masalah” kata Hazmi. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita; EditorBayu Galih; http://nasional.kompas.com/read/2017/06/14/07230081/.beri.dakwah.yang.menyejukkan.jangan.memancing.emosi.kelompok.lain.)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close