Aku cinta Indonesia

Jamuan Buah Tropis Ala Presiden Membuka Pintu Ekspor

(m.merdeka.com)-Presiden punya cara baru yang unik menjamu tamu kenegaraannya di Istana Kepresidenan, yaitu menyajikan buah tropis khas Indonesia. Manuver ini bisa membuka peluang ekspor hortikultura langsung ke negara titu.

 

Terlihat saat Presiden menjamu Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan di Istana Bogor, (24/7). Sheikh Mohamed disuguhi salak dan durian saat verranda talk dengannya di Istana.

 

Menlu Retno LP Marsudi yang mendampingi Presiden mengungkapkan Putra Mahkota terkesan dengan buah tropis. “Tadi (Sheikh Mohamed) tanya ‘ini apa? oh ini salak’. Ada manggis dan durian,” tuturnya. Jamuan buah ini bukan pertama. Sebelumnya, Presiden Argentina, Mauricio Macri, dan Ibu Negara, Juliana Awada mengutarakan keinginan secepatnya mengimpor buah dari Indonesia.

 

“Kami ingin menikmati buah2 di Indonesia, juga Indonesia dapat belajar bidang teknologi pertanian dari Argentina agar bermanfaat untuk kedua pihak,” jelas Mauricio. Buah2an tropis Indonesia dipastikan jadi prioritas diimpor oleh Argentina : Salak, manggis, dan nanas. Jamuan ini sebuah peluang ekspor yang dibuka Presiden untuk petani hortikultura guna melebarkan sayap mereka ke pasar ekspor.

Data dari Ditjen Hortikultura, Kementan, secara keseluruhan, kinerja ekspor buah, sayuran dan bunga2 Indonesia (2018) menggembirakan dengan kenaikan 12%, dengan nilai Rp5T lebih. Ekspor sayuran naik 4,8%, bunga 7%, dan buah2an 26,3%. Negara tujuan ekspor : 113 negara.

 

Untuk manggis volume ekspor 2018 bisa menembus 60.000 ribu ton. Manggis asal Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, sama manisnya. Sekitar 30% produksi nasional terserap di pasar ekspor. Manggis makin digemari di Malaysia, Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Australia, India, dan negara2 Eropa. Ada kenaikan ekspor lebih dari 400% manggis Indonesia pada 2018, dibanding 2017.

 

Durian kenaikannya di atas 700%. Meski tidak seluas manggis, pasar durian cukup menjanjikan untuk kawasan Asia Tenggara, India, dan Pakistan. Dari volume, ekspor duren belum besar, baru 1.084 ton di 2018. Tapi, selain lonjakan ekspornya kuat, ada kegandrungan masyarakat Indonesia pada durian impor, dari Malaysia atau Thailand, mulai surut.

Nanas, pisang, buah rambutan, dan salak ekspornya melonjak. Segarnya buah tropis Nusantara itu kini makin mendunia. Meski tak spektakuler seperti manggis dan duren, mangga dan jeruk pun masih memancangkan harapan sebagai komoditas ekspor. (mdk/paw; Anwar Khumaini; Bahan dari : https://m.merdeka.com/uang/jamuan-buah-tropis-ala-presiden-jokowi-sekaligus-membuka-pintu-ekspor.html)-FatchurR *

 

*** Peluang bagi Pensiunan yang bergerak dibidang Buah Tropis. (FR)

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close