Islam

Masjid Pakuncen Berdesain Unik Serupa Kerajaan Majapahit-Mataram

(muslim.okezone.com)-SEBUAH masjid unik dan bersejarah di Desa Pakuncen, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, Jatim. Rumah ibadah ini Masjid Pakuncen dengan desain interior unik  menyerupai kerajaan. Ketika masuk Masjid Pakuncen, jamaah isambut doa masuk masjid:  اَللّهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

 

Allahummaf-tahlii abwaaba rahmatika; Artinya: “Ya Allah, bukalah untukku pintu rahmat-Mu.”. Maksud dari ditampilkannya doa ini di pintu depan masjid untuk mengingatkan kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala dan mengharapkan rahmat hingga rezeki dari-Nya.

 

Masjid Pakuncen ini didirikan tokoh penyebaran agama Islam setempat :Mbah Nur Jalifah. Masjid Pakuncen mulai dibangun 1651 dan selesai tahun 1792. Hampir semua struktur bangunan Masjid Pakuncen dibuat pakai bata merah dan kayu. Ini untuk menciptakan suasana seperti Kerajaan Majapahit dan Mataram pada zaman dahulu.

 

Tidak hanya bangunannya, mulai pintu masuk dan jalan ke masjid hingga halamannya bernuansa tradisional. Di sisi utara masjid terdapat kolam kuno. Alasan dibangunnya Masjid Pakuncen menyerupai kerajaan, untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam menjalankan ajaran Islam, seperti saat dipimpin pendiri masjid dahulu.

 

Di dalam terdapat situs makam pendiri Masjid Pakuncen yakni Mbah Nu Jalifah. “Konsepnya dari saya lewat Keraton Yogya, seperti Masjid Pathok Negoro. Kalau masjid ini kurang lebih 1651, diselesaikan pada 1792 kurang lebih. Pendirinya Mbah Nur Jalifah,” jelas Nadhir, juru makam setempat, dikutip dari Youtube Official iNews, Kamis (9/7/2020).

 

Hingga kini makam maupun masjid peninggalan Nur Jalifah, tokoh penyebaran agama Islam di sana, masih terus dirawat dan dilestarikan masyarakat Nganjuk.

 

(han;  Rivalldy Maulana;   Bahan  dari :  https://muslim.okezone.com/read/2020/07/09/615/2243726/masjid-pakuncen-berdesain-unik-menyerupai-kerajaan-majapahit-dan-mataram?page=1)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close