Psikologi

Astronot Wanita Arab Meraih Mimpi

(beritasatu.com)-DUBAI; Proklamator Soekarno pernah berkata: “Bermimpilah setinggi bintang di langit, dan jika jatuh, engkau akan berada di antara bintang-bintang”. Nora Al-Matrooshi mungkin tak mengenal Soekarno. Tapi ujaran motivasi Soekarno itu bukan mimpi setelah dia jadi astronaut wanita Arab pertama.

Nora Al-Matrooshi dari Uni Emirat Arab (UEA) adalah wanita Arab pertama yang memulai pelatihan jadi astronaut, 1 dari 2 orang Emirat dipilih dari ribuan pelamar saat negara Teluk itu berambisi “menjangkau” bintang.

Matrooshi telah bermimpi tentang luar angkasa sejak dia kecil. Perempuan asal Sharjah ini gemar belajar tentang planet dan bintang di sekolah.

Meski belum ada misi luar angkasa yang dijadwalkan, Matrooshi berharap suatu hari berkesempatan mengunjungi luar angkasa. Insinyur mesin berusia (28) ini melanjutkan tradisi eksplorasi yang dimulai oleh nenek moyang pelautnya.

“Keturunan keluarga ibu saya adalah pelaut. Saya akan mengatakan mereka menjelajahi lautan. Istilah ‘astronot’ berarti ‘pelaut bintang’ dalam bahasa Yunani,” kata Matrooshi yang bersuara lembut.

Matrooshi dan rekan senegaranya, Mohammad Al-Mulla, 33, akhir 2021 ini akan berangkat ke AS untuk berlatih di Johnson Space Center NASA. Mereka kini bergabung dengan Sultan Al-Neyadi dan Hazza Al-Mansoori dalam persekutuan astronaut Emirat.

Kedua warga UEA itu  kini sedang berlatih di Dubai, mulai belajar berbicara bahasa Rusia hingga pelajaran terbang. UEA pendatang baru di dunia eksplorasi ruang angkasa, tetapi dengan cepat merintis jejaknya.

Pada September 2019, UEA mengirim astronaut pertama ke luar angkasa sebagai bagian dari awak tiga anggota yang meluncur dengan roket Soyuz dari Kazakhstan untuk misi delapan hari.

Pada bulan Februari, penyelidikan “Harapan” berhasil memasuki orbit Mars dalam perjalanan untuk mengungkap rahasia cuaca Mars. UEA membuat sejarah sebagai misi antarplanet pertama di dunia Arab.

Baru-baru ini pada September 2020, Abu Dhabi menyatakan pihaknya berencana meluncurkan penjelajah tak berawak ke bulan pada 2024 yang akan menjadi perjalanan pertama ke satelit Bumi oleh negara Arab.

“Jika saya bisa melakukan, maka Anda bisa melakukannya. Jika belum ada yang melakukan sebelum Anda, silakan dan jadilah yang pertama. Jika Anda bersemangat tentang yang Anda lakukan, maka Anda harus bekerja keras untuk itu dan mencari peluang,” kata Matrooshi.

(Unggul Wirawan; WIR; Bahan dari :  BeritaSatu.com dan https://www.beritasatu.com/figur/798077/astronaut-wanita-arab-pertama-yang-meraih-mimpi-masa-kecil)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close