Aku cinta Indonesia

1200 Rusun Menempel di Stasiun Tanjung Barat

(finance.detik.com)-Jakarta; Rencana pembangunan hunian vertikal dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) dikebut sejumlah BUMN karya dan perumahan. Salah satunya rusun yang nempel di di Stasiun Tanjung Barat, yang akan dibangun awal Juni ini dan ditargetkan rampung (2021).

Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perumnas, Galih Prahananto, menjelaskan sekitar 60% unit Hunian berkonsep TOD memanfaatkan lahan di stasiun milik PT KAI ini sudah terjual. “Dari 1.200 unit ini, 60%nya sudah terjual” kata dia pada detikFinance, (17/5/18). Ia sebut, 60% unit yang laku terjual itu sekitar 700 unit rusun.

“Itu ada 1200, dan 700 lebih ada pemiliknya” sambung dia. Dengan durasi pengerjaan seksi satu yaitu  2,5 tahun. Dalam durasi pengerjaan pembangunan rusun di seksi pertama, pemasaran dan penjualan unit rusun di seksi 2 mulai dibuka dan sudah terjual 75%. Pemasaran seksi dua sudah terjual 45%.

Jika pemasaran seksi sudah sampai 50% baru pembangunan seksi 2 berlangsung tanpa harus menunggu pembangunan seksi satu rampung. “Ini kira2 pemasaran itu kan sudah dimulai izin kira2 sebulan yang lalu, jadi kini sudah di 60% unit terjual. Kalau seksi 1 mungkin sudah 75% yang ke-2 45%,” papar dia.

Dalam proyek ini, Perumnas akan membangun perumahan menjulang berjenis rumah susun sederhana milik (rusunami) dan apartemen sederhana milik (anami). Sebab proyek ini ditujukan untuk masyarakat menengah dan menengah ke bawah.

Bagi calon pembeli ada persyaratan yang diterapkan. Untuk rusunami diprioritaskan bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. Selain itu karena pembeli untuk rusunami akan dapat subsidi, maka dibatasi untuk masyarakat berpenghasilan maksimum Rp 7 juta per bulan.

“Jadi gaji maksimum Rp 7 juta dan belum punya rumah. Lalu belum pernah utang bank untuk beli rumah, tidak punya tanah warisan. Jadi benar-benar orang yang belum punya rumah. Sehingga bisa diberi fasilitas FLPP,” terang Galih.

Untuk anami, diprioritaskan bagi masyarakat sekitar lokasi. Sebab tujuan utama dari proyek berbasis TOD agar masyarakat bisa menghemat waktu dan ongkos dari rumah ke stasiun. (Dna; Dna;  Selfie Miftahul Jannah; Bahan dari :   https://finance.detik.com/properti/d-4025229/dari-1200-rusun-nempel-stasiun-tanjung-barat-700-sudah-terjual)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan

Related Articles

Back to top button
Close
Close