RSS Feed     Twitter     Facebook

Bisikan Setan (TA 223)

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 3 views    Font size:
Bisikan Setan (TA 223)

Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memeliharadan menguasai) manusia, Raja manusia, sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia……..” (An Nas QS 114: 1-6)

“….Las Vegas berduka. Sebanyak 59 orang tewas dan 527 warga cedera akibat ulah Stephen Craig Paddock. Pensiunan akuntan itu. Minggu silam ia menembaki 22.000 orang penonton festival music country dari kamarnya, suite di lantai 32 Hotel Mandalay Bay”.

 

“Pemandangan dari kamar hotel itu luas, penonton festival di Route 91 Harvest Festival leluasa terlihat dan hampir tidak ada tempat berlindung dari senapan mesinnya. Ada 23 senjata termasuk senapan serbu dikamarnya. Di rumahnya di Mequite, lebih banyak lagi, ada juga bahan peledak….”.
Dari mana Stephen punya ide mengerikan itu? Bisikan setan mana yang mendesaknya memuntahkan peluru2 tajam kearah kelompok orang yang langsung semburat kesana-kemari bingung cari tempat berlindung. Jerit tangis diantara serabutan orang yang saling injak diantara lantai yang licin karena genangan darah di-mana2. Selain luka tembak, korban2 patah tulang karena saling injak.

Dalam ayat diatas Allah mengingatkan setan itu dari golongan jin manusia selalu membisikan pikiran2 jahat dan sering kali manusia tidak mampu menolaknya. Setan sering membungkus pikiran jahat dengan kedok hal2 baik dan manis, sehingga manusia seperti Paddock tergelincir.

Itu sebabnya Allah SWT, minta umatnya berdo’a, terus berdo’a, tidak putus berdo’a mohon perlindungan dari Nya, dari bisikan setan, yang mungkin datang tiba2 bersembunyi di dada manusia. Manusia mungkin sebelumnya dikenal sebagai manusia baik. Nauzubillah min zalik. (Sadhono Hadi; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*