RSS Feed     Twitter     Facebook

Kaempferia galanga ( BT 088)

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 1 views    Font size:
Kaempferia galanga ( BT 088)

Kelopak bunganya lebar berwarna putih, susunannya saling berseling menumpuk menyembul ditengah pangkal daun-daunnya yang hijau. Pada pangkal bunga, warnanya semburat ungu, tentu saja,kombinasi ajaib ini bertujuan untuk menarik perhatian serangga yang diundang untuk melakukan penyerbukan.

 

Tanaman ini mudah tumbuh, benamkan irisan kecil rimpang (rizome)nya pada tanah gembur, siram setiap hari dan hanya dalam tiga bulan akan muncul daun-daun lebarnya yang menutup tanah. Daunnyapun punya sifat yang istimewa, yaitu tumbuh merapat ketanah sehingga dengan cepat tanah disekitarnya menjadi berwarna hijau tertutup daun.

 

 

Khasiat tanaman ini luar biasa. Daunnya diris tipis-tipis bisa dicampurkan kepada trancam, atau langsung di buat urap dengan parutan kelapa muda, selain membuat segar bau mulut, juga menurut para ahli pengobatan kuno Bangladesh dan Tiongkok bisa menyembuhkan demam.

 

Rimpangnya juga memiliki banyak khasiat, misalnya menyembuhkan lembam atau melemaskan otot, bila digerus dengan segenggam beras, kemudian dibalurkan ke bagian tubuh yang memar.

 

Di Jawa Barat, Kaempferia  galangan ini sebagai bumbu utama dari masakan khas lotek, tanpa cikur, bukanlah lotek namanya. Di Jawa dikenal dengan nama kencur, bahan dasar minuman beras kencur. Mbak jamu gendongan selalu menyediakan stock yang lebih, untuk beras kencur, karena memang salah satu jamu favorit.

 

Waktu saya masih aktif di P2Tel, sering kali seorang sahabat rutin mengirim saya satu botol minuman beras kencur, olahan istrinya. Biasanya tidak langsung saya minum, saya simpan dahulu di dalam kulkas dan setelah dingin baru saya minum. Segar dan sehat. Terima kasih pak. Setelah saya pindah ke Jogja, kiriman itu tentu saja tidak lagi saya terima.

 

Tapi ada kabar baiknya, seorang sahabat di Jogja akan membuat sepetak kitchenary, dimana akan ditanam berbagai tumbuhan bumbu dan empon-empon untuk pendidikan kepada  anak-anak (dewasa juga) agar mengenal tanaman asli tanah-air. Mudah-mudahan  saya bisa kembali menikmati minuman beras kencur dari kencur yang masih segar. Semoga. (Sadhono Hadi; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code