Psikologi

Belajar Jujur dari Office Boy

Jakarta – Agus Chaerudin (35) seorang office boy. Soal kejujuran kita harus belajar dari ayah 3 anak yang bekerja di Bank Syariah Mandiri ini. Dia menemukan uang Rp 100 juta di tempat sampah dan uang itu tak disentuhnya. Saat ditemui detikcom di tempat kerjanya di Bank Cabang Pembantu, Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi, Agus bercerita sambil meneteskan air mata.

“Waktu itu sore bulan Ramadan, 4/8/12, saya sedang bersih-bersih di kantor, di tempat sampah kantor ada uang 10 bundel,” jelas Agus yang sebulannya bergaji Rp 2,2 juta ini. Melihat uang itu Agus tak silap mata. Dia tak menyentuh uang itu. “Saya teriak memanggil satpam,” jelas Agus yang sudah bekerja 3 tahun di bank itu.

Sebenarnya bisa saja dia mengambil uang yang tergeletak begitu saja di tempat sampah. Di bank itu pun hanya tinggal dia dan satpam. Tak ada yang tahu soal uang yang sudah terbuang itu. “Itu bukan rezeki saya, itu hak kantor. Allah Maha Melihat dan Mengetahui. Itu hak Bank. Yang menjadi rezeki saya, apa yang saya lihat, saya dengar, saya hirup itu rezeki,” jelas Agus yang bercerita sambil gemetar ini.

Agak sulit menemui dan mewawancarai Agus. Hampir 2 jam detikcom menunggu, dan baru bisa menemui Agus.  Pria yang dikenal jenaka ini mendapatkan penghargaan atas sikap terpujinya ini dari bank tempatnya bekerja berupa piagam dan uang Rp 1,75 juta.

Uang Rp 100 juta yang ditemukan Agus itu bukan uang nasabah. Uang itu milik BSM yang tergeletak karena kekhilafan teller. Beruntung ada Agus yang menyelamatkan uang itu. “Saya bersyukur bisa bekerja di bank ini,” tutur pengagum Khalifah Umar bin Khatab ini. (Prasetya B Utama (Edward Febriyatri Kusuma; ndr/nrl; http://news.detik.com/read/2012/12/19/170652/2122698/10/belajar-jujur-dari-agus-office-boy-yang-temukan-uang-rp-100-juta?nd771108bcj)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close