Islam

Berdagang yang jujur

Kisah berikut ini semoga menjadi teladan dalam upaya menjadikan harta yang kita peroleh dari usaha perniagaan diberkahi Allah. Yunus bin `Ubaid bin Dinar al-Bashri (wafat tahun 139 H), Imam panutan dari generasi Tabi’in yang terpercaya dan teliti dalam meriwayatkan hadits Rasulullah , serta sangat wara’ (hati-hati dalam masalah halal dan haram).

 

Beliau adalah seorang pedagang kain yang sangat jujur dan selalu menjelaskan cacat barang dagangan beliau sebelum terjadi jual beli. Bahkan karena kejujuran beliau pernah mengembalikan uang seorang pembeli yang membeli kain beliau dengan harga yang lebih tinggi, karena waktu itu yang menjualnya adalah keponakannya.

 

Begitu pula sebaliknya, jika beliau membeli barang dari seseorang, maka beliau akan membayarnya dengan harga yang sesuai meskipun orang tersebut pada awalnya menawarkannya dengan harga yang lebih murah.

Diriwayatkan dalam biografi beliau, suatu saat harga kain di suatu daerah dekat Bashrah naik menjadi lebih mahal, yang mana sesuai kebiasaan, jika daerah tersebut harga kainnya naik, maka harga kain di Bashrah pun nantinya ikut naik.

 

Mengetahui hal itu, Yunus bin `Ubaid segera membeli sejumlah besar kain kepada pedagang kain lainnya dengan harga pasaran biasa. Setelah selesai membeli barang tersebut, beliau bertanya kepada penjual tersebut: Apakah engkau mengetahui bahwa harga kain naik di daerah anu?

 

Penjual tersebut menjawab: Tidak, kalau saja aku tau tentu aku tidak akan menjualnya kepadamu. Maka Yunus bin `Ubaid berkata: (Kalau begitu) kembalikan uangku padamu dan aku akan kembalikan barangmu.

Masya Allah ! Betapa mulia dan agungnya sifat beliau ini dan betapa tingginya sifat jujur dan amanah dalam diri beliau sehingga dengan sebab inilah Allah memberkahi harta beliau dan memudahkan beliau meraih kedudukan yang mulia dalam agama-Nya, sehingga imam adz-Dzahabi menyifati beliau sebagai “seorang imam dan panutan (dalam kebaikan)”.

Oleh karena besarnya keutamaan dua sifat ini dalam berjual-beli, Rasulullah : “Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi , orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat”. (Adi Djoko)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close