Kesehatan

Minum teh dan prostat

Jakarta – Kabar baik bagi para pria yang menggemari teh. Peneliti dari Maastricht University mengungkapkan satu lagi manfaat teh untuk kesehatan, yakni mengurangi risiko kanker prostat. Namun, khasiat yang sama tak diperoleh para peminum kopi.

Setiap tahun, ada 40.000 kasus kanker prostat di Inggris. Diantaranya 10.000 penderita wafat. Risiko penyakit ini meningkat seiring umur, terutama pria di atas 50 tahun yang lebih berisiko menderita tumor. Unsur genetik merupakan faktor kuat dalam hal ini.

Para peneliti menganalisis kebiasaan makan-minum pada 1.784 orang pria di USA. Setengahnya menderita kanker prostat, sebagian lagi sehat. Satu dari 5 orang peminum teh minimal sekali sehari, jauh berbeda dibanding hampir 60% peserta studi yang meminum kopi.

Meski sedikit peminum teh, ternyata dua cangkir teh sehari tampak berefek antikanker yang hebat. Risiko tumor bisa dipangkas hingga 37% dibanding pria yang meminum teh kurang dari sekali seminggu. Efek yang sama tak terlihat pada peminum kopi.

Studi ini tak menjelaskan cara teh mencegah tumor prostat, namun teh mengandung polifenol. Zat ini melindungi jaringan dan organ vital dari serangan sel kanker. “Inilah bukti lebih lanjut bahwa konsumsi teh menjadi eksposur termodifikasi yang mengurangi risiko kanker prostat,” ujar peneliti seperti diberitakan Daily Mail (27/03/13).

Sebelumnya sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang meminum secangkir teh sehari 10% lebih rendah risikonya mengalami kanker indung telur. (Soewito; sumber dari odi/fit; Fitria Rahmadianti – detikFood)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close