Psikologi

Telkom targetkan 100.000 Hotspot

JAKARTA – PT Telkom bertarget sampai akhir 2013 memasang  100.000 titik Wifi di seluruh Indonesia. Jumlah ini diharapkan dapat mengejar target 1 juta Wifi pada 2015. Deputi Esekutif GM Telkom, M Firdaus, mengatakan untuk mendukung program Indonesia Wifi berbasis jaringan fixed broadband, Telkom telah membangun jaringan serat optik 26.000 km, di darat dan di bawah laut.

 

“Dengan jaringan ini, diharapkan tiap rumah terkoneksi jaringan fiber optic,” ujar Firdaus dalam peresmian titik hotspot Indonesia Wifi di Jalan Sabang, Jakarta (15/6). Kini pemasangan hotspot Wifi 60% dari rencana 100.000. Sebanyak 30% pemasangan berada di DKI. Sisanya di luar provinsi dan mayoritas berada di Jabar, Jateng, Jatim, DIY dan Bali.

Di Jakarta terdapat 24.000 titik dengan 7.000 titik berada di sekolah2 lewat program IndiSchool (Indonesia Digital School). IndiSchool merupakan upaya Telkom mendukung dunia pendidikan sekaligus bagian dari rangkaian program Indonesia Digital Network (IDN) yang diimplementasikan hingga 2015.
Pada pemasangan titik Wifi di Jalan Sabang, Jakpus, Telkom memasang 34 titik Wifi agar handover lebih mudah. Jumlah ini, dinilai sesuai dengan hasil pengetesan di wilayah dengan jumlah pengakses yang tinggi diharapkan tidak terjadi blank spot.

Firdaus mejelaskan setiap titik berkapasitas 20 Mbps. Asumsinya jika dalam satu titik terdapat 20 pengakses, tiap perangkat berkecepatan 1 Mpbs yang dinilai baik untuk akses internet. Akses internet gratis ini hanya terbatas untuk pengguna kartu Telkomsel dan Flexy.

 

Pengakses dibatasi 20 menit, setelah itu sistem akan memotong secara otomomatis. Agar tidak terputus pengguna diharapkan mengakses Wifi non gratisan, seperti Speedy Instant dan Telkomsel Flash. (hay/E-6; http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/121959)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close