Psikologi

Beda Kolesterol dan Trigliserida

Kesehatan jantung bergantung pada kadar kolesterol. Sementara selain menjaga kolesterol, Anda juga perlu mengontrol kadar trigliserida. Kalau begitu apa perbedaan antara keduanya ? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

 

Pengertian
Trigliserida adalah senyawa yang ada di dalam makanan dan plasma darah. Trigliserida merupakan sumber energi dan ketika trigliserida masuk dalam tubuh melalui makanan, bentuknya bisa berubah menjadi sel-sel lemak jika tidak ditransfer menjadi energi. Jadi pada dasarnya, tubuh butuh trigliserida untuk menghasilkan energi.

 

Perbedaan
Seperti yang sudah disebutkan, trigliserida merupakan sumber bagi protein. Sementara kolesterol dibutuhkan untuk membentuk sel. Keduanya sama-sama penting bagi tubuh, asalkan jumlahnya tidak berlebihan. Kadar kolesterol normal seseorang pun sebaiknya tidak lebih dari 150 mg/dL, terutama bagi penderita penyakit jantung.

 

Kelebihan
Jika jumlah trigliserida berlebihan, sel-sel lemak bisa menyumbat pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (termasuk jantung dan stroke). Kelebihan trigliserida juga memengaruhi kinerja pankreas.

 

Mengontrol
Lantas bagaimana cara agar menjaga kadar trigliserida tetap seimbang? Mulai sekarang, kurangi makanan berlemak, hentikan konsumsi alkohol, turunkan berat badan, rajin olahraga, dan menghindari produk bergula tinggi atau yang sudah dimurnikan.

 

Demikian penjelasan mengenai trigliserida. Selain kolesterol, senyawa yang satu ini juga perlu diawasi untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (Bambang Setyono; bahan dari : Rizqi Adnamazida; http://www.merdeka.com/sehat/trigliserida-dan-kolesterol-apa-bedanya.html)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close