Islam

Usia Nabi

Saat menginjak usia 63 tahun sering kita mendengar orang menyamakan dengan usia Rasullullah. Sesungguhnya hitungan itu tidak terlalu tepat, setidaknya menurut hitungan saya, mohon koreksi bila saya yang keliru.

Nabi lahir tanggal 12 Rabiul Awal tahun 53 B.H. (Sebelum Hijrah) dan wafat tanggal 14 Rabiul Awal tahun 11 H, jadi tepat 2 hari setelah ulang tahun ke 64, dihitung dalam kalender Islam yang jumlah harinya kurang sedikit dari hari kalender Masehi atau kalender Gregorian.

Bila saya konversikan ke kalender Masehi, maka Nabi lahir tanggal 21 April tahun 571 dan wafat tanggal 8 Juni 632. Jadi usia Nabi saat itu adalah 61 tahun, 1 bulan, 17 hari. Jadi pada ulang tahun ke 61-lah, usia seseorang mencapai usia Nabi.

Ada catatan lain perhitungan ini, usia Nabi, menurut hitungan kalender Islam : 64 tahun, bukan 63 tahun. Mungkin, perkiraan saya, dalam sejarah tercatat pada saat Haji Wada, atau ibadah haji terakhir dari Rasullullah di Mina, beliau menyembelih 63 ekor unta, tiap satu ekor unta untuk setahun umurnya.

Mungkin karena kejadian itu dicatat usia Nabi 63 tahun. Betul, namun lebih 9 bulan. Setelah bulan Haji, kemudian Muharram, tahun telah berganti, sehingga beliau sempat mencapai usia 64 tahun.
(Sadhono Hadi; Creator of Fundamen Top40; Visit http://fundamen40.blogspot.com dan http://rumahkudidesa.blogspot.com)-FR
———–

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close