Iptek dan Lingk. Hidup

Mengenal minuman bermineral

KANGEN WATER – Saat ini sangat populer di negara kita air minum yang mengandung mineral rendah (istilah asingnya: soft water TDS < 50) atau bahkan sama sekali tidak mengandung mineral (istilah asingnya: dead water TDS = 0).

Begitu banyak produsen yang membuat air jenis ini dan berlomba-lomba untuk mengecilkan nilai TDS (Total Dissolved Solids – jumlah zat padat terlarut) yang terkandung dalam air minum produksi mereka hingga mendekati angka 0 (tanpa mineral). Proses pembuatan air tanpa mineral ini biasanya melalui proses distilasi dan yang paling mutakhir adalah dengan proses reverse osmosis.

Saya pribadi kurang paham kenapa banyak orang yang beranggapan air tanpa mineral ini baik untuk kesehatan. Apakah ada referensi ilmiahnya? Atau hanya referensi dari pihak yang berkepentingan saja? (dalam hal ini produsen).

Pihak produsen biasanya memberi label air jenis ini dengan nama-nama seperti: air murni, air distilasi, pure water, air TDS 0, air oksigen dan lain-lain. Semua jenis air tanpa mineral ini adalah air yang berpH asam (pH < 7).

Suatu hari saat saya mencari artikel tentang air minum, saya menemukan artikel yang mengejutkan tentang air jenis ini (air tanpa mineral) di website WHO (World Health Organization – Badan Kesehatan Dunia). Publikasi WHO ini berjudul “Health risks from drinking demineralized water” (Resiko kesehatan akibat meminum air tanpa mineral).

Dari judulnya saja sudah bisa kita tebak isi artikel tersebut berisi tentang bahaya meminum air tanpa mineral. Jika anda ingin mendownload artikel lengkap yang dipublikasikan oleh WHO ini, silakan klik disini (format pdf)

(Dahmal Gus Hendri Sikumbang; www.enagic.com (website resmi kangen water internasional); www.healthywatermatters.com (informasi seputar manfaat kangen water)- dan http://airkangenkebumen.blogspot.com/2014/06/bahaya-meminum-air-tanpa-mineral.html)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close