Kesehatan

Hindarkan diri dari stres

Hindarkan Diri Dari  Stress Yang Overdosis

Kata: ”Stress” ini begitu populernya, sehingga anak2 sudah terbiasa menyebutkan kata ini. Murid sekolah mau ujian, :”stress”. Banyak PR stess. Orang dewasa menghadapi kemacetan sedikit, mengeluh stress. Menghadapi banyak pekerjaan stress. Lama kelamaan, kata stess melenceng jauh dari arti sebenarnya.

 

Sebenarnya stress dalam kadar tertentu , justru merupakan sesuatu yang bersifat positif, untuk merangsang dan memotivasi agar manusia bisa semakin terpacu untuk bekerja ataupun belajar secara lebih intensif.

 

Bayangkan seandainya setiap kali bekerja dibawah tekanan atau yang biasa disebut dengan istilah: ” working under pressure “ akan mengakibatkan stress, maka tidak perlu ada program kerja, tidak perlu ada target yang harus dicapai dan tidak perlu ada jadwal kegiatan.

 

Karena apapun yang sudah terjadwal, secara langsung ataupun tidak, akan menciptakan :’ pressure “ atau tekanan, agar orang yang ditugaskan untuk melaksanakannya, harus mampu mencapai target yang telah ditentukan.Termasuk target atau goal, yang kita rancang sendiri bagi diri kita.

 

Kontrak kerja Juga Mengandung :”pressure”

Kontrak kerja juga mengadung pressure atau tekanan. Karena bila sampai jatuh tempo kontrak kerja, pekerjaan masih belum rampung, maka orang harus membayar kerugian yang ditimbulkan oleh kelalaiannya. Dalam kata lain, kontrak kerja juga mengandung potensi terciptanya stress.

 

Banyak orang melupakan bahwa sesungguhnya tekanan yang dihadapi dalam pekerjaan justru patut disyukuri, ketimbang sepanjang hari duduk bermenung dirumah, karena tidak tahu apa yang mau dikerjakan.

 

Stress Overdosis

Yang perlu dihindarkan adalah mencegah agar diri kita jangan sampai terjerumus oleh stress yang overdosis, karena hal ini akan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri, maupun bagi orang lain.

Contoh sederhana:

 

Sopir bus atau sopir angkot yang menyetir kendaraan, dengan pikiran mengejar storan pada boss. Akibatnya, dalam berkendara pikirannya tidak fokus pada keselamatan diri dan penumpang atau pengguna jalan lain. Karena fokus pikirannya tertumpu pada sejumlah uang yang harus distorkan

 

Mengajar dibeberapa tempat pada hari yang sama. Pikiran seorang guru ,sama sekali tidak lagi fokus pada bagaimana memberikan pelajaran dan pendidikan yang terbaik bagi muridnya. Karena seluruh pikirannya sudah tertumpu untuk mengejar waktu. Karena harus mengajar di dua atau tiga lokasi yang berbeda dalam sehari.

 

Akibatnya sudah dapat dibayangkan, murid muridnya akan sangat dirugikan, sementara dirinya sendiri, lama kelamaan akan terkuras habis, Karena overdosis stress yang berkepanjangan

 

Menyusun Target yang Berlebihan

Menyusun target yang melampaui ambang kemampuan diri, akan dapat berpotensial menimbulkan akibat fatal bagi diri sendiri dan keluarga. Misalnya: membeli mobil dengan kredit dan cicilan setiap bulan, yang jauh melampaui masukan dri berbagai sumber.

 

Akibatnya kendaraan yang dibeli, bukan lagi menjadi sesuatu yang dapat memberikan kenyamanan bagi diri dan keluarga, malahan akan menjadi beban yang dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal.karena akan mengunakan secara cara untuk dapat membayar cicilan . Karena kontrak jual beli sudah ditanda tangani

 

Cara Hindarkan Diri Dari Stress Overdosis

Susunlah rancangan pekerjaan, yang sesuai dengan kemampuan. Boleh saja membuat target yang menantang, namun tetap saja yang terukur. Sesuaikanlah kemampuan diri, untuk membeli barang secara cicilan,agar jangan jadi boomerang bagi diri.

 

Biasakanlah diri untuk tidak berhutang, bila belum melihat peluang untuk membayar cicilannya.

Tundalah membeli barang sekunder, hingga keadaan keuangan memadai,daripada hanya Karena ingin pamer diri, akhirnya terjerumus pada hidup yang gali lubang dan tutup lubang.

 

Jangan ikuti irama hidup orang lain, karena belum tentu sesuai dengan kemampuan diri kita.

Stress itu baik adanya dalam kadar tertentu,namun bila terjebak dalam overdosis stress akan dapat mencelakakan diri kita dan keluarga.

 

Hidup dalam stress yang overdosis, adalah bagaikan menciptakan neraka dalam hidup sendiri. (Kemayoran, 14 Oktober, 2015; Tjiptadinata Effendi; TJIPTADINATA EFFENDI; http://www.kompasiana.com/tjiptadinataeffendi21may43/hindarkan-diri-dari-stress-yang-overdosis_561e5cf45197739105e600d7)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close