Kesehatan

Kesehatan paket sehat lengkap

Ada orang berbadan sehat, tidak sakit, dan sangat kuat. Apakah ini baik? Ya jelas baik. Apakah ini cukup? Belum tentu. Kok bisa? Bagaimana kalau badannya sehat tapi orangnya gila? Jadi sehat lengkap itu bagaimana? Yuk kita bahas. Paket sehat lengkap itu ada 4 unsur : 1) Fisik, badan. 2) Psikis, mental atau jiwa. 3) Sosial dan 4) Spiritual.

Nah, keempat unsuri di atas saling berhubungan, makanya menjadi satu paket. Dahulu kita sering mendengar semboyan “Di dalam badan yang sehat terletak jiwa yang kuat”. Artinya kesehatan fisik berpengaruh pada kesehatan mental atau jiwa.

 

Contohnya kalau anak kecil sakit, menjadi suka rewel, manja, dst. Begitu pula sebaliknya kalau psikis, mental, jiwa tidak sehat bisa menyebabkan sakit yang disebut psikosomatik, artinya sakit yang disebabkan oleh situasi psikis.

 

Kalau situasi psikis tidak baik, akan berpengaruh pada semua hormon yang akbirnya organ tubuh (jantung, hati, limpa, ginjal, alat pencernaan, dsb) bekerja tidak benar. Penyakit maag, jantung, ginjal, hati, banyak dipengaruhi oleh situasi psikis seseorang. Tentu penyakit lainnya juga, termasuk perihal alat reproduksi dan alat pencernaan. Jadi antara fisik dan psikis saling mempengaruhi.

Sekarang kita bahas soal kesehatan sosial. Orang yang suka bergaul (termasuk dengan Facebook dan WA) itu sehat secara sosial. Orang yang tidak bergaul, apa-apa dipikir sendiri, dirasa sendiri, maka organ akan bekerja berat dan akhirnya mudah sakit.

 

Kalau kita banyak bergaul, andai ada masalah, dengan bercengkerama, ber-haha-hihi, masalah akan terlupakan. Hati, jantung dan otak menikmati hiburan, dapat “refreshing” dan akhirnya bekerja normal. Maka bergaul, berteman, bertemu orang di lingkungan saudara, tetangga, kawan, relasi menjadi penting untuk dilakukan.

 

Tentunya akan jauh lebih baik kalau ketemunya ketemu muka, ketemu fisik, bukan hanya ketemu di dunai maya saja. Kalau jaman sekarang lagi musim reuni-reunian, tradisi “botram” (makan bersama), olah raga bersama, rekreasi bersama, itu juga bagus, sebagai sarana sehat secara sosial.

Bagaimana dengan spiritual? Orang yang percaya adanya Tuhan Yang Maha Kuasa, maka kalau ada masalah, dia akah pasrah, ikhlas, tenang. Dengan situasi perasaan seperti itu, hormon-hormon dan enzim di tubuh akan bekerja normal, sehingga badan akan sehat.

 

Orang yang marah-marah atas sakit atau nasib yang di derita, atau sedih, atau murung, misalnya, akan membuat hormon dan enzim yang ada di dalam tidak diproduksi atau tidak bekerja dengan normal. Akibatnya organ tubuh terkait tidak bekerja normal juga.

Semoga kita bisa menjaga kesehatan kita semua. Jika ada yang belum 100% sehat, bersyukurlah karena dalam konteks kesehatan ada yang lebih kurang beruntung dibanding kita . (Widartoks 2016 ; Referensi : http://www.kompasiana.com/mjundi/memahami-definisi-sehat_5519dbe1a333119d1cb65930)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close