Islam

Puasa terlama dan terpendek

Dream – Puasa Ramadan 1437H yang 6/6/2016 berdasarkan laporan pengamatan bulan di sejumlah negara. Denmark dan Swedia mengalami waktu puasa terlama. Puasa tercepat ada di Argentina dan Australia. Muslim Denmark menjalani puasa 21 jam. Muslim Argentina berpuasa 9 jam 30 menit.

 

Berdasar peta dunia, negara yang mengalami puasa terpanjang lainnya Islandia, Swedia, dan Norwegia selama 20 jam. Belanda-Belgia : 18 jam 30 menit. Spanyol 17 jam 30 menit. Inggris dan Jerman 16 jam 30 menit. Di AS, Perancis, dan Italy, puasa berlangsung selama 16 jam.

 

Jika di Argentina puasa berlangsung paling singkat, puasa di Australia berjalan 10 jam, Afrika Selatan 10 jam 30 menit, Brazil 11 jam, Mexico 13 jam 20 menit pada Ramadan tahun ini. Kawasan India dan negara2 Arab menjalani puasa 14 hingga 16,5 jam. Di Pakistan, Muslim berpuasa 15-16 jam sementara Muslim India selama 14 jam 30 menit.

 

Di Ibukota Pakistan, Islamabad, sholat Shubuh dimulai pukul 03.16 dan Magrib pada 19.14 waktu setempat di awal Juni. Puasa berjalan 16 jam di kota ini. Di Ibukota India, New Delhi, sholat Shubuh dimulai pukul 03.51 dan Magrib pada 19.16 waktu setempat. Puasa di kota ini berjalan 15 jam 30 menit.

 

Di Mumbai, sholat Shubuh berlangsung pukul 04.39 dan Magrib pada 19.16 waktu setempat. Puasa di kota ini berlangsung sedikit lebih cepat. Muslim Bangladesh berpuasa 15 jam. Di Ibukota Dhaka, sholat Shubuh di pekan pertama Juni pukul 03.45 waktu setempat dan Magrib pada 18.42 waktu setempat.

 

Mereka yang di Mesir akan berpuasa sekitar 16 jam 30 menit. Orang-orang di Bahrain, Arab Saudi, Tunisia dan Palestina selama 15 jam. Kota Tabuk dan Haql menjalani waktu puasa terlama di antara kota2 lain di Arab Saudi, 15 jam 30 menit. Waktu puasa lebih pendek ada di Dammam 15 jam 18 menit, dan puasa tercepat di Saudi ada di Riyadh 15 jam 8 menit.

 

Di Yaman, puasa berjalan 15 jam 50 menit. Di Qatar 14 jam 40 menit. Di Kuwait, Irak, Yordania, Suriah dan Aljazair, Maroko dan Libya serta Sudan berpuasa 14 jam. Kawasan belahan bumi utara, Ramadan tahun ini bukan di musim panas. Tapi, hari2 terasa lebih panjang dibanding bulan sebelumnya.

 

Menurut pakar astrologi, belahan bumi utara tidak hanya akan menjalani puasa terlama, tetapi juga suhu terpanas sejak 33 tahun terakhir. Ini karena matahari tengah berada di kawasan subtropik belahan bumi utara. Sehingga puncak musim panas ada di utara dan puncak musim dingin ada di selatan.

 

Ramadan tahun ini jadi puasa terpanas sepanjang sejarah karena sejumlah negara tengah berada tepat di bawah terik matahari. (Baiquni; Sumber: ummid.com dan http://www.dream.co.id/news/puasa-ramadan-2016-terlama-di-denmark-terpendek-di-argentina-160602a.html)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close