Wisata dan Kuliner

Rambak pantai di P-Bangka primadoma baru

PANGKALPINANG, KOMPAS.com – Jika Anda ke Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Babel, jangan lupa untuk berkunjung ke Pantai Rambak. Pantai yang terjaga keasriannya ini, dikelola masyarakat setempat dengan tarif masuk yang relatif murah.

 

Masa liburan akhir pekan, adalah salah satu momen pantai ini dipadati pengunjung. Pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah. Selain dari warga sekitar, juga hadir wisatawan dari luar Pulau Bangka, seperti dari Palembang dan Jakarta.

 

Pantai Rambak berjarak lebih kurang 10 kilometer dari pusat Kota Sungailiat, Bangka atau sekitar 30 kilometer dari Kota Pangkalpinang, kini menjadi primadona baru wisata pantai yang diminati warga maupun wisatawan.

 

Tak hanya lokasi strategis, harga tiket masuk pun terbilang murah. Hanya dengan membayar Rp 3.000 per orang, setiap pengunjung bisa menikmati keindahan alam Pantai Rambak sepuasnya.

Pantai ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Di kawasan ini belum berdiri bangunan perhotelan atau restoran-restoran mewah dari investasi besar.

 

Aktivitas belanja para pengunjung dilayani para pedagang dari warga setempat di pondok-pondok yang telah ditentukan lokasinya. Bagi para pecinta kuliner, hidangan yang tersedia seperti tekwan, jagung bakar, kelapa muda, sup buah dan aneka menu lainnya yang umumnya untuk pelepas dahaga.

 

Soal keindahan alam, Pantai Rambak tak diragukan lagi. Pengunjung disuguhkan pemandangan yang alami. Pemandangan khas yang bisa ditemukan di Pantai Rambak berupa pantai pasir yang luas dengan gugusan bebatuan yang berdiri kokoh berpadu hempasan ombak laut yang berhadapan langsung dengan Laut China Selatan.

 

Perlu diingat juga, Pantai Rambak berada di garis Pantai Timur Sumatera, sehingga memiliki view matahari terbit yang sayang untuk dilewatkan. Anisa dan Silvi, merupakan pengunjung asal Kota Pangkalpinang yang terpesona dengan keindahan Pantai Rambak.

 

“Pantainya bagus. Terasa seperti di pulau terpencil,” ujar Anisa dan diiyakan oleh Silvi. Para remaja ini datang berombongan dengan teman-temannya untuk mengisi libur jelang tahun ajaran baru. Selain menikmati suasana dengan berfoto ria, beberapa di antaranya memilih mencebur dan berenang di laut.

 

Jumlah pengunjung Pantai Rambak pada akhir pekan mencapai 1.000 orang atau meningkat dibanding hari2 biasanya yang diperkirakan 500 pengunjung. Pantai Rambak yang ramai pengunjung tak luput dari pantauan keamanan. Petugas gabungan itu terdiri dari Taruna Siaga Bencana, Emas Diving Club dan Polri yang selalu berjaga dari pos pemantauan.

 

Kapal Isap Produksi Timah

Pantai asri ini terusik  dengan aktivitas sejumlah kapal isap dan kapal keruk dari proyek penambangan timah. Aktivitas kapal tambang timah beroperasi hanya beberapa Km di depan pantai. Operasional kapal timah ini dikhawatirkan merusak terumbu karang dan membuat air laut menjadi keruh.

 

Hingga kini belum ada langkah tegas memindahkan kapal timah ke kawasan lain. (Heru Dahnur; I Made Asdhiana; http://travel.kompas.com/read/2016/07/20/144016027/pantai.rambak.primadona.baru.wisatawan.di.pulau.bangka?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktkwp)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close