Kesehatan

Saat kercunan Makanan

KOMPAS.com – Keracunan makanan bisa terjadi karena makanan yang terkontaminasi, seperti daging dan susu. Mual, muntah, diare, dan kram perut merupakan gejala keracunan makanan. Orang yang keracunan makanan parah harus segera dibawa ke dokter.

 

Namun, dalam beberapa kasus, keracunan makanan tak perlu pengobatan khusus. Berikut 4 hal yang bisa dilakukan ketika keracunan makanan.

1. Banyak minum
Keracunan makanan bisa menyebabkan dehidrasi. Ganti cairan yang keluar dari tubuh dengan banyak minum air putih atau. Hindari alkohol dan minuman berkafein karena justru dapat memperburuk keadaan.

2. Hindari makan pedas
Ketika keracunan makanan, hindari makan pedas, gorengan, serta makanan tinggi lemak dan gula. Konsumsilah makanan sehat, berbahan alami, dan yang mudah dicerna seperti bubur dan pisang.

3. Probiotik
Konsumsilah probiotik, seperti yogurt, agar cepat pulih dari keracunan makanan. Probiotik merupakan bakteri baik yang bermanfaat untuk usus sehingga mempercepat proses pemulihan.

4. Istirahat
Keracunan makanan bisa membuat Anda lelah-lemas. Jangan terlalu banyak aktivitas. Perbanyak lah istirahat agar kesehatan cepat pulih kembali. (Dian Maharani; Bestari Kumala Dewi; zeenews.india.com dan  http://health.kompas.com/read/2016/08/12/211100523/Lakukan.Ini.Ketika.Keracunan.Makanan)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close