Iptek dan Lingk. Hidup

Lantamal Belawan tanam bibit Mangrove 30 HA

Prajurit Pangkalan Utama TNI AL I Belawan tanam Mangrove 30 HA di Desa Lubuk Kertang, Ke-Brandan Barat, Kab-Langkat, Sumut (5/9). Danlantanal I Belawan Laksma TNI Roberth Wolter Tappangan melalui Wadan Kol. (Mar) I Made Wahyu Santoso mengatakan, kegiatan ini menyambut HUT ke-72 Korps TNI AL.

 

“Bersama masyarakat, pelajar dan Ormas2, kami berkegiatan ini sebagai bentuk cinta tanah air dengan menjaga kelestarian lingkungan” Kata I Made Wahyu.

 

Ini kepedulian Korps Lantanal I Belawan dalam membina masyarakat pesisir di Langkat khususnya di Kec-Brandan Barat. Hutan mangrove bermanfaat mencegah terjadinya abrasi dan pemanasan global. Untuk itu upaya pelestarian hutan mangrove perlu digalakkan.

 

“Semoga, ini bermanfaat dan kedepan, generasi kita menikmati panorama laut Indah dengan hutan mangrove disekilingnya”. Anggota DPRD Langkat Kirana Sitepu mengatakan tindakan aktif TNI AL peduli kelestarian hutan layak diapresiasi.

 

Kelestarian lingkungan bermanfaat dan dirasakan banyak pihak. “Beberapa tahun kedepan, suasana sejuk dapat dirasakan masyarakat dengan panorama pesisir pantai di Kab-Langkat jadi indah” katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, M. Salim. 

 

Yang dilakukan Korps Lantanal I Belawan berkontribusi positif bagi pencegahan terjadinya pemanasan global, terima kasih atas kepedulian ini, ayo, kita jaga kelestarian lingkungan ber-sama2.

 

Penanaman ini diikuti Kader Konservasi Alam (KKA) yang tergabung Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Koordinator Sumut yang diketuai oleh Muhammad Said. (M. Salim)

Monggo lengkapnya klik aja :  http://m.elshinta.com/news/119624/2017/09/05/lantamal-i-belawan-tanam-bibit-mangrove-seluas-30-hektar)-FatchurR

 

Catatan : Alangkah indahnya bila P2Tel bekerja sama dengan CSR juga melakukan hal sama. (FR)

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close