Iptek dan Lingk. Hidup

Teknologi Laser untuk Singkirkan Sampah Luar Angkasa

(news.detik.com/australia-plus-abc)-Canberra-Sampah luar angkasa itu masalah nyata yang bisa menyebabkan bencana bagi manusia di Bumi. Sekarang ilmuwan2 Australia sedang menciptakan laser canggih yang berbasis di daratan untuk menembak sampah2 itu.

 

Lembaga EOS Space Systems telah membangun dan mengembangkan sistem pelacakan untuk satelit dan sampah luar angkasa di Mount Stromlo di Canberra. Sampah luar angkasa atau spaces junk adalah berbagai satelit alat peluncurnya yang habis masa berlakunya dan terus melayang di luar angkasa.

 

CEO perusahaan itu Profesor Craig Smith, mengatakan peneliti telah mengembangkan laser bertekanan foton yang “bisa menggerakkan puing2 luar angkasa, mengubah orbit mereka.”

 

Langkah pertama bagi ilmuwan, menggunakan laser bertenaga rendah mendeteksi dan mengikuti benda2 yang teridentifikasi di luar angkasa. “Dengan sistem ini, kami melacak objek dan memprediksi tabrakan dengan akurasi tinggi,” kata Profesor Smith.

 

Jika sepotong sampah luar angkasa tampak seperti hendak tabrakan dengan potongan lain, maka laser akan digunakan mengubah orbitnya. Langkah selanjutnya “meningkatkan daya menjadi laser yang lebih besar dan lebih besar.”

 

“Kemudian kami bisa mulai memindahkannya ke orbit satelit dengan mengurangi kecepatannya sehingga bisa mengubah ketinggian orbit.”

“Obyek itu akhirnya menyentuh atmosfer dan atmosfer mengambil alih dan menyeretnya serta membakarnya.”

 

Namun, Profesor Smith mengatakan ilmuwan2 harus memastikan mereka tidak membelah puing jadi dua, yang kemudian akan menambah jumlah sampah luar angkasa di orbit. “Masalahnya Anda membuatnya lebih sulit. Jika mereka jadi lebih kecil mereka jadi lebih sulit dan makin sulit dilacak, dan karena itu mereka mulai tidak terlihat – tetapi juga masih mematikan untuk satelit.”

 

Australia tempat terbaik

Sampah luar angkasa mungkin terdengar tidak berbahaya, tapi film Hollywood ‘Gravity‘ mengingatkan para penonton bioskop bahwa benda ini bisa menjadi pembunuh – terutama jika anda seorang astronot yang berkeliaran di angkasa dan benda itu menghalangi jalan anda.

 

Benda itu juga bisa menghancurkan satelit, yang banyak di antaranya mengelilingi Bumi. Dr Ben Greene, ketua Pusat Penelitian Lingkungan Luar Angkasa, mengatakan ada “ratusan ribu sampah luar angkasa dengan ukuran di mana mereka akan mengancam satelit.”

“Kami kehilangan beberapa satelit setahun ini karena sampah luar angkasa,” kata Greene.

 

Di bawah skenario terburuk untuk sampah luar angkasa, serangkaian tabrakan bisa membuat orbit dekat Bumi menjadi zona larangan bepergian untuk satelit dan pesawat luar angkasa. Oleh karena itu, hal yang mendesak untuk mencari cara menyingkirkan sampah antariksa.

 

Upaya membuat penerbangan luar angkasa kurang berantakan sedang dilakukan, seperti menghilangkan bekas pendorong roket yang kini dibuang di luar angkasa. Di Eropa, tombak dan jaring antariksa dikembangkan untuk menangkap puing2 yang lebih besar. Tapi di Australia, fokusnya  menggunakan cahaya pekat untuk menyingkirkan sampah luar angkasa dari bahaya.

 

Dan Dr Greene mengatakan Australia tempat yang jelas memasang teknologi laser. “Kemungkinan akan berasal dari Australia, karena Anda perlu platform yang layak untuk digunakan dan Anda memerlukan cuaca yang baik. Dan Australia memiliki keduanya” katanya. (Nvc; Nvc; Australia plus ABC; Bahan dari :¬† https://news.detik.com/australia-plus-abc/d-3930072/teknologi-laser-akan-digunakan-untuk-singkirkan-sampah-luar-angkasa)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close