Psikologi

Ibu yang Pintar membatasi anak Menonton TV

(vemale.com/keluarga)-TV salah satu media hiburan yang mudah didapat masyarakat. Berbagai acara  dikemas memikat minat masyarakat. Sayangnya tak semua acara tv mendidik. Seperti halnya yang diungkapkan Deddy Corbuzier.

 

Pria kelahiran 28/12/1979 ini, baru mengunggah video opininya tentang artis alay. Berjudul ‘Artis Alay Kenape Makin Banyak Sih’ pada akun YouTubenya. Ia nilai alay itu sikap yang terbentuk dari lingkungan sekitar dan sulit artis alay jadi lebih berkelas.

“Gue pernah coba bikin artis alay berkelas, nggak bertahan lama balik lagi jadi alay. Kenapa? Because it’s an attitude. It’s a character yang dibangun keluarganya, dari sosialnya, dari lingkungannya,” ungkap Deddy dalam video yang diunggahnya ke You Tube (9/3).

Video Deddy ini membuat banyak opini bermunculan. Netizen2 menyebutkan video itu ditunjukkan untuk artis Chika Jessica. Namun, kabar itu ditepis Dessy di akun Instagramnya. Pria berpenampilan plontos ini mengatakan, video opininya tentang artis alay, itu semua tak merujuk pada Chika Jessica.

“Bukan menyindir Chika tapi semua artis / celebrity alay yang merusak anak2 di masa depan,” tulisnya di akun Instagram, (11/3/18). Kedua penyanyi, Erdian Aji Prihartanto, populer dengan Anji atau Manji dan Melly Herlina atau yang dikenal sebagai Melly berpendapat sama dengan video yang diunggah Deddy.

Anji menulis pada Instagram Storynya, “Awalnya merasa gak enak kalau bilang artis alay, karena banyak artis yang saya kenal masuk kategori itu. Tapi harus ada orang2 yang bersuara. Terdorong sama apa yang dilakukan @mastercorbuzier, saya berharap acara2 alay di tv diganti,” tulisnya.

Melly menuliskan  “Anak saya jarang sekali nonton tv lokal, ya dan itu betul. Tapi nggak punya pilihan dan akhirnya memilih program acara anak dan keluarga di tv kabel. Saya sedih banyak tayangan ambil untung dari membuka aib orang.

 

Di sini saya nggak nyangkut pautkan alay. Hanya terganggu acara tv yang menurut saya nggak bermanfaat” ungkapnya pada Instagram storynya @Melly_Mono.

 

Nah moms tentu kita sebagai ortu, khawatir apakah si kecil mendapat acara yang mendidik, atau apakah baik orangtua memberikan hiburan tv kepada si kecil? Psikolog Fajriati M Badrudin, S.Psi menjelaskan, sebenarnya ketika membiarkan anak menonton tv, orangtua harus melihat usia si kecil.

Berbeda usia, beda pula kebutuhannya karena perkembangan tiap jenjang anak berbeda. Penelitian mengatakan, sebaiknya sebelum usia 2 tahun tidak terpapar layar.

“Layar yang dimaksud bukan hanya TV, melainkan gadget, smartphone,” ujarnya saat dihubungi tim Vemale.com beberapa waktu lalu. Dari bayi hingga usia 2 tahun, Fajriati menjelaskan usia itu aspek emosional lebih dikembangkan, maka interaksi dengan orangtua sangat dibutuhkan.

“Jadi belum butuh terpapar layar, yang dibutuhkan ekspresi dari ortunya. Jadi anak mulai mengembangkan stimulasinya sehingga anak lebih cerdas”. Fajriati juga mengatakan, jika anak sudah di atas 2 tahun baru boleh memperkenalkan layar. Namun, harus tetap dengan pengawasan orangtua.

“Nonton tv harus ada aturannya seperti durasi / waktu menonton. Jadi jangan gara2 anak anteng nonton, ibu membiarkan. Kalau sudah sekolah, biarkan anak menyelesaikan tugasnya dulu baru perbolehkan nonton tv.

 

Karena usia itu masih  meneruskan kematangan emosi, seperti mengenai perkembangan motorik kasar-halus, jadi aspek itu dieksplore lebih banyak oleh ortunya,” tambahnya.

Bayangkan, jika anak nonton tv 3-5 jam dalam bentuk pasif, tidak ada interaksi, mereka tidak akan mengerti. Jadi ortu harus dampingi saat nonton tv, dengan interaksi2 dari orangtua kepada anak.

“Tv kan pasif, mereka pasti masuk ke otak dan merekam di otak. Kalo ada interaksi ibu pasti bisa menjelaskan tayangan itu. Lalu, pilihlah program tv yang sesuai, ada nilainya, agar anak dapat  mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Jadi tv di rumah bisa  jadi sarana belajar. Bukan malah  menjadi pengganggu, anak sampai jadi,” tutupnya.

Yuk terapkan agar si kecil berkembang lebih baik lagi. (vem/asp/mim; Anisha Saktian Putri;  Bahan dari :  https://www.vemale.com/keluarga/112662-menjadi-ibu-pintar-untuk-membatasi-anak-dalam-menonton-televisi.html)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close