Iptek dan Lingk. Hidup

Embun Pagi-Cincin Api Pasifik

Tepat sekali artis Anne Hecke yang memerankan seorang geologist, Dr. Amy Barnes menerangkan  pergerakan lempeng tektonik bumi, kepada komandan SAR Los Angeles, Mike Roark, yang diperankan bintang tua beken, Tommy Lee Jones di film Volcano yang disiarkan ulang stasiun TV swasta belum lama ini:

 

“Kita ini seperti berada dalam salah satu perahu dari beberapa perahu yang mengambang diatas danau, semua perahu bisa bergerak dan bertumbukan”. Pergerakan lempeng ini menyebabkan gempa bumi dan rekahan yang menyemburkan lava dari dapur magma diperut bumi.

 

Kerak bumi yang terdiri dari lempeng2 tektonik ini, bersama mantel bumi bagian atas, membentuk lapisan ketebalan antara 100 – 350 km, yang disebut lapisan Astenosfer. Dibawah lapisan ini ada lapisan mantel bumi bagian atas, yang kedalamannya sampai 2900 km dari permukaan.

 

Lapisan dengan suhu 1400°C sampai 3900° C, ini yang tidak terlalu padat, menyebabkan gerakan kerak bumi seperti diceritakan Dr.Amy Barnes dalam film diatas. Permukaan kerak bumi, tidak selalu berupa daratan atau pegunungan seperti yang kita pijak saat ini.

 

Bisa berupa lautan, seperti samudera Pasifik, yang berada diatas lempeng Pasifik yang sisi-sisinya bergesekan dengan lempeng-lempeng lain, seperti lempeng Amerika Utara, lempeng Erasia, Lempeng Filipina, lempeng Australia dan lempeng Antartika.

 

Cucuku, lempeng Pasifik yang sangat luas yang membentang mulai pantai barat Amerika dan Chili sampai Jepang, Indonesia dan dari kutub selatan sampai Alaska ini membentuk lingkaran tak beraturan, yang disebut cincin api Pasifik.

 

Pada pinggiran cincin ini, terjadi tumbukan diantara lempeng lainnya membentuk zone subduksi, ada bagian lempeng yang melesak kebawah membentuk retakan dan air laut masuk, mengangkat magma keluar ke darat, berupa deretan gunung berapi pada sisi luarnya.

 

Gerakan daratan yang bergerak ini, disebutkan dalam Kitab Suci pada An Naml 27:88, “Dan engkau akan melihat gunung-gunung, yang engkau kira tetap ditempatnya. Padahal ia berjalan seperti awan yang berjalan”. (Sadhono Hadi EP 20; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close