TELKOMGrup dan SEKAR

BAKTI akan sambungkan Kabel laut Palapa Ring

(indotelko.com)- JAKARTA; Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika (BAKTI) akan menggelar tender menyatukan tiga infrastruktur Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring.

 

“Nanti ketiga paket Palapa Ring itu akan kita satukan jadi Indonesia Super Highway,” ungkap Dirut BAKTI Anang Latif dalam diskusi Indonesia LTE Community yang mengusung tema Indonesia Toward Digital Paradise, belum lama ini.

 

Proyek Palapa Ring terbagi atas tiga paket yaitu Barat, Tengah dan Timur. Proyek Palapa Ring berbasis Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) merupakan pembangunan jaringan serat optik tulang punggung sistem telekomunikasi broadband nasional, yang berfungsi senagai tol informasi penghubung seluruh kab/kota di Indonesia yang berada di daerah2 yang tidak menguntungkan secara komersial.

 

PT Palapa Ring Barat merupakan Badan Usaha Pelaksana (BUP) bentukan Konsorsium Mora Telematika Indonesia – Ketrosden Triasmitra selaku pemenang lelang Proyek Palapa Ring Paket Barat. Kabel optik yang digelar sekitar 2.000 km.

 

Paket tengah yang dimenangkan konsorsium Pandawa Lima mengerjakan infrasatruktur di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km. Ditaksir nilai proyek ini US$ 47,08 juta.

 

Pandawa Lima terdiri atas LEN sebagai Ketua Konsorsium dengan porsi kepemilikan 51%, PT Teknologi Riset Global Investama (TRG) dengan  porsi kepemilikan 34%, sisanya  PT Sufia Technologies, PT Bina Nusantara Perkasa (BNP), dan PT Multi Kontrol Nusantara, porsi kepemilikan di konsorsium masing2 5%.

 

PT Palapa Timur Telematika (PTT) mengerjakan proyek Palapa Ring Timur. Proyek Palapa Ring Paket Timur menjangkau wilayah NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua (sampai dengan pedalaman Papua) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 6.300 km

 

Selesai
Situs Kominfo menyatakan Paket Palapa Ring Tengah akan dapat selesai September tahun ini dan bisa beroperasi Tahun 2019. Menkominfo Rudiantara meminta bantuan Pemerintah Provinsi Sulut untuk memastikan dukungan perizinan.

 

“Ini ada kelambatan untuk Palapa Ring Tengah, sengaja saya datang agar ada kapal memasang. Kalau tidak (datang) kapal tidak datang ke sini. Untuk memastikan semua selesai di akhir 2018, jadi Agustus bisa selesai, uji stabilitas sampai September” katanya di atas Kapal Nusantara Ekspress di Perairan Tateli, Pineleng, Minahasa, Sulut (25/5).

 

Menteri Rudiantara secara khusus meminta bantuan Gubernur Sulut memastikan selesainya perizinan. “Kalau September selesai, saya serahkan ke Pak Gubernur, akan ada acara apa. Saya tidak minta anggaran dari pemda, tolong dipercepat perizinannya” pintanya kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang ikut hadir.

 

Menteri Rudiantara menyatakan pembangunan Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintah mewujudkan Nawacita ke-3.  “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah2 dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” tandasnya. (id; Bahan dari  :  https://www.indotelko.com/kanal?c=id&it=bakti-palapa-ring)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close