Islam

Maluku menata Toleransi di Kampung Multi Kultur

(validnews.co)-Ambon; Indonesia terbangun dari masyarakat multikultur dan toleransi beragama yang kuat. Atas dasar ini program perkampungan multikultur di Maluku di respons positif dari pemerintah.

 

Pemerintah melalui Menag, Lukman Hakim Saifuddin, disebutkan membangun tempat ibadah di perkampungan multikultur 2018. Pengembangan kampung multikultur ini wujud nyata pemprov setempat untuk menjadikan Maluku, provinsi dengan tingkat toleransi agama tertinggi di Indonesia.

 

“Menag membangun masjid, gereja dan pura di perkampungan multikultur yang rumahnya dibangun berderet untuk masyarakat : Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Budha dan Hindu,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/12). Maluku ditetapkan Lukman sebagai provinsi terbaik ke-3 kerukunan umat beragama setelah Bali dan NTT.

 

“Saya bertekad menjadikan Maluku laboratorium kerukunan antarumat beragama di dunia sehingga perkampungan multikultur itu cerminannya,” ujar Said. Tujuannya agar Maluku pada 2020 jadi terbaik kerukunan umat beragama di Tanah Air. Sebagai langkah nyata, Pemprov Maluku telah membangun Islamic Centre, Kristiani Centre, Katholik Centre demi mewujudkan tujuan itu.

 

“Kami programkan Budha Centre dan Hindu Centre diresmikan Februari 2018 oleh Presiden” kata Gubernur.  “Perkampungan yang ditempati semua komunitas agama dan suku dari Papua hingga Banda Aceh” aku Said. (Nofanolo Zagoto; Bahan dari  http://validnews.co/Maluku-Tata–Toleransi-di-Kampung-Multikultur-VXN)-FatchurR*

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close