Kesehatan

Perbaiki Gaya Hidup Jika Ingin Sehat

(beritasatu.com)- Bagi dr Tan Shot Yen (51), mengedukasi masyarakat soal hidup sehat itu hal yang penting dilakukan. Dengan suara lantang dan menggelegar, dr. Tan menjawab pertanyaan2 peserta talk show bertajuk “Healthy Resolution : Losing Weight Naturally” di Maxx Box Lippo Village, Minggu (14/2).

 

“Saya menerima untuk mengisi talk show karena saya ingin mendidik masyarakat. Dengan yang saya omongkan, semoga ada yang bisa nyangkut di benak peserta dan akhirnya bisa diteruskan ke orang lain” ujar dr. Tan kepada peserta talk show.

 

Menurutnya adanya talk show seperti yang digelar Books and Beyond dengan Maxx Box Lippo Village dan Millenium Village ini, ia sebagai praktisi kesehatan dapat menjalin komunikasi dua arah dan lebih interaktif dengan hadirin. Dari interaksi itu, dr. Tan melihat hampir 100% peserta percaya hal2 yang belum tentu kebenarannya.

 

“Hampir 100% percaya whatever they believe. Mereka bilang ini bisa sembuhkan penyakit ini. Itu kata siapa? Makanya kepercayaan2 itu harus diluruskan. Ilmu kedokteran selayaknya bisa menjelaskan mengapanya,” lanjut dr. Tan. Sudah saatnya masyarakat  jadi cerdas dan bisa membedakan mana yang disebut mana ilmu kesehatan dan mana ilmu katanya.

 

“Ilmu kesehatan itu dari kedokteran karena pendidikan jelas, kurikulum, dan pertanggungjawaban jelas. Body of knowledge jelas dibanding ‘Ilmu Katanya’,” ujar dokter bergelar magisternya di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta itu. Lanjut Dokter yang praktek di BSD ini : Kebanyakan masyarakat cari info dan belajar dari sosmed ketimbang tanya ke dokternya.

 

“Jadi ini panggilan bagi saya dan rekan2 seprofesi untuk bisa vokal dan maju ke depan menjelaskan ke rakyat. Kalau tidak, nanti rakyat kita akan di-bully, atau akan memilih berobat ke luar negeri yang dokternya lebih pintar untuk bicara,” ujarnya.

 

Namun dr. Tan mengingatkan dokter yang pintar berbicara bukan berarti dokter itu membohongi orang lalu berujung pada uang. Namun pintar bicara itu dapat menyampaikan ilmu pengetahuan kedokteran secara sederhana dan mudah dimengerti masyarakat.

 

  1. Tan memang perhatian pada topik hidup sehat. Ini terlihat dari 4 buku yang ditulisnya, yakni Sehat Sejati yang Kodrati, Saya Pilih Sehat dan Sembuh, Resep Panjang Untuk Umur Sehat dan Sembuh, serta Nasehat Buat Sehat.

 

Saya fokus ke topik hidup sehat karena itu darimana kita berasal, Kalau Anda berpenyakit diabetes, hipertensi, atau gagal ginjal, meski Anda pakai stem cell atau ganti ginjal pun, kalau jatuh di gaya hidup yang sama, akan balik lagi penyakitnya. Jadi pertama dibutuhkan gaya hidup yang dibereskan,” ujarnya.

 

  1. Tan pun ambil gelar doktornya di bidang gizi komunitas di FK UI bukan tanpa alasan. Gizi itu penting bagi kesehatan tubuh manusia. Ibarat bensin bagi sepeda motor, apabila bensin tidak bagus maka mesin sepeda motor pun tidak akan baik.

 

Alasan dirinya memilih bidang gizi komunitas dan bukan bidang gizi klinis karena bidang yang dipilihnya itu berbicara mengenai policy dan mendidik komunitas. Hal ini jadi penting karena dampaknya juga akan terasa untuk orang-orang yang masih sehat.

 

“Seperti yang Kemenkes canangkan, sudah saatnya Indonesia masuk ke paradigma bersifat preventif dan promotif, maka disinilah lahan gizi komunitas,” tutupnya. (Carla Isati Octam.a; IDS; Bahan : Suara Pembaruan dan https://www.beritasatu.com/figur/349766/perbaiki-gaya-hidup-jika-ingin-sehat)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close