Kesehatan

Kanker Mata Lebih Banyak Terjadi Pada Lelaki

(1health.id)- Kanker mata atau retinoblastoma bisa dideteksi sejak bayi baru lahir. Penanganan kanker ini harus tuntas agar kanker tak menyebar ke mata yang masih sehat. Makin cepat kanker mata terdeteksi, maka semakin besar kemungkinan penyembuhannya.

 

Meskipun kanker mata bisa dialami siapapun, pria, wanita, bayi, anak, hingga orang dewasa, namun kanker mata lebih banyak terjadi pada pria. Hal ini dikarenakan kanker mata memiliki mutasi genetik dari kromosom Y. Berbeda dengan kanker mata pada bayi, kanker mata pada orang dewasa biasanya dipicu oleh penyakit lain seperti diabetes atau penyakit mata lainnya.

 

Agar Anda lebih waspada, Anda perlu mengetahui gejala kanker mata, antara lain:

1-Saat senter didekatkan ke mata, mata tidak bereaksi seperti berkedip.

2-Mata terlihat seperti mata kucing, putih mengkilat pada pupil mata (leukokoria)

3-Terjadi juling, pembengkakan mata dan mata merah yang tak kunjung membaik.

 

Tak hanya menyebar ke mata lain yang masih sehat, kannker mata juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain seperti otak dan tulang belakang. Sehingga pemeriksaan yang dilakukan menggunakan tes pencitraan untuk mengetahui seberapa banyak sel kanker yang telah menyebar atau meluas ke bagian tubuh lain. Tes ini meliputi tes ultrasound, CT scan, dan MRI.

 

Setelah melakukan serangkaian tes, pengukuran stadium retinoblastoma dibedakan berdasarkan ukuran, tingkat penyebaran dan lokasi kanker. Tingkatan ini akan memengaruhi perawatan yang harus dijalani.

 

(Konsultasi: dr. Vonna Riasari, Sp. M, dokter spesialis mata dari Siloam Hospitals Jambi. Article By Bebby Sekarsari; Bahan dari : https://www.1health.id/id/article/category/sehat-a-z/kanker-mata-lebih-banyak-terjadi-pada-pria-1.html)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close