YAKESTEL DAN OLAH RAGA

Seri OR dan Senam-Klub SPI Buah Batu dan Lingkar Pinggang 03-08-19

Pada hari Sabtu tanggal 03 Agustus 2019 kegiatan rutin Klub Kesehatan Buahbatu  nbergoyang lembut dengan senam SPI nya. Rata rata dihadiri 29 peserta yang merupakan Gabungan dari Pensiunan, Keluarga dan Umum.

 

Senam yang diselenggarakan di Poliklinik EMC / Gedung Graha Merah Putih Buah Batu antara jam 07.00-08.00 itu sebelumnya dilakukan pengukuran Kesehatan oleh KBS Ibu Yustini antara lain yaitu : Pengukurann Tensi, Denyut Jantung, tinggi, berat badan serta Lingkar Pinggang.

 

Agar Anda pembaca juga bisa memahami apa itu pengukuran kesehatan salah satunya tentang Lingkar Pinggang, berikut saya cuplikkan tentang seb=nam itu dari suatu sumber, Monggo :

 

(hellosehat.com)-Penyakit yang bisa diprediksi dari Ukuran Lingkar Pinggang

Patokan status gizi dan kesehatan sering dilihat dari nilai Indeks Massa Tubuhnya (IMT). Bila seseorang ber-indeks massa tubuh berlebihan, dikatakan orang itu overweight atau Obesitas. Saat seseorang obesitas/overweight, maka risiko yang dimilikinya pada penyakit2 kronis makin meningkat.

 

Seperti Diabetes (DM),  Penyakit Jantung Koroner, stroke, serangan jantung, atau gagal jantung. Tapi menurut penelitian terbaru, status gizi menggunakan IMT tidak lagi jadi satu2nya pemeriksaan terbaik dalam menentukan risiko penyakit kronis.

 

Jurnal yang diterbitkan dalam Diabetes Metabolic Syndrome and Obesity, melaporkan ada 34 penelitian yang menyatakan perbandingan lingkar pinggang pada tinggi badan lebih baik dalam memprediksi penyakit DM, kondisi kelebihan lemak, hipertensi, dan gejala awal penyakit jantung.

 

Prediksi dari Lingkar Pinggang (Lipi) dan Tinggi badan, lebih akurat dari IMT

Walau menghitung IMTcukup mudah, tapi ahli2 menyatakan nilai IMT tidak bisa dijadikan patokan penuh  risiko penyakit kronis pada seseorang. Sebab, perhitungan IMT tidak melihat seberapa besar kadar lemak total yang ada di dalam tubuh Anda.

 

Seorang yang gemuk pasti punya kadar lemak total banyak. Tapi, orang kurus yang IMT nya normal mungkin saja memiliki kadar lemak total yang sama atau lebih dari orang yang gemuk. Bagian pinggang dan perut itu tempat utama penyimpanan lemak tubuh, sehingga ukuran Lipi bisa dijadikan patokan mengetahui lemak tubuh yang Anda miliki – meski ini pengukuran sederhana.

 

Selain itu, mengukur besarnya pinggang lebih mudah dan sederhana jika dibanding menghitung indeks massa tubuh yang memiliki rumusnya sendiri.

 

Cara mengetahui Risiko penyakit kronis dengan Lipi dengan tinggi badan

Untuk mengetahui seberapa tinggi risiko penyakit kronis yang Anda miliki, yang perlu dilakukan  mengukur Lipi Anda dengan meteran kain. Setelah tahu nilai Lipi Anda, banding dengan separuh  tinggi badan Anda. Apakah nilai Lipi Anda lebih besar dibanding tinggi badan? Ataukah lebih kecil?

 

Para ahli menyatakan bahwa seseorang yang dianggap sehat dan memiliki risiko yang kecil untuk terkena penyakit diabetes, stroke, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi, adalah orang yang

 

Ukuran Lipi kurang dari setengah tinggi badan

Begini contohnya, jika tinggi badan Anda 160 cm, maka Anda dikatakan sehat bila Lipi nya kurang dari 80 cm (setengah dari 160). Jika ukuran pinggang Anda melebihi angka itu, Anda makin berisiko mengalami penyakit kronis. ((Bahan dan Foto dari  sahabat Laks; sumber dari Nimas Mita Etika M; Bahan dari : https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/ /)-FatchurR *

 

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close