RSS Feed     Twitter     Facebook

2051 Orang Di AS Berpenyakit Paru Diduga Akibat Vape

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 2 views    Font size:

 (kumparan.com)-Jumlah korban pengidap paru-paru akibat Vape telah mencapai 2.051 orang, menurut laporan terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC).

 

Badan kesehatan di AS kini menyebut penyakit paru-paru akibat vape sebagai EVALI, itu kependekan dari e-cigarette or vaping product use-associated lung injury. EVALI dilaporkan terjadi di 49 negara bagian di AS, dan menyebabkan 39 korban jiwa meninggal. Alaska jadi satu-satunya negara bagian yang tidak ada laporan penyakit paru-paru terkait vape.

 

Di keterangan yang diunggah di situs web mereka, CDC menyebut bahan THC (Tetrahydrocannabinol) yang dipakai dalam vape hadir di sebagian besar sampel yang diuji Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA). Sebagian besar pasien melaporkan riwayat menggunakan produk vape yang mengandung THC.

 

CDC juga menjelaskan sebagian besar pasien mengkonsumsi Vape yang mengandung THC dari jalanan atau dari sumber informal lain, seperti teman, anggota keluarga, hingga pedagang gelap. CDC masih tidak mau gegabah menentukan penyebab dari EVALI. Menurutnya, vape mengandung bermacam zat yang belum mereka ketahui semuanya.

 

“Pada saat ini, FDA dan CDC belum mengidentifikasi penyebab atau penyebab cedera paru-paru dalam kasus ini, dan satu-satunya kesamaan di antara semua kasus itu pasien melaporkan penggunaan produk e-rokok, atau vaping,” jelas CDC dalam situs web mereka, Kamis (7/11).

 

Pada September 2019, CDC memperingatkan orang-orang agar tidak pakai produk rokok elektrik atau Vape sampai tahu penyebab EVALI. Selain CDC, kini FDA telah membuka penyelidikan terhadap penyakit tersebut. Meski mereka belum tahu penyebab EVALI, CDC memiliki dua rekomendasi: jangan beli segala jenis produk vape dan rokok elektrik sembarangan, atau berhenti vaping.

 

Pemerintah ASi tak tinggal diam terkait munculnya penyakit EVALI. Pemerintahan Trump berencana melarang penjualan vape dan rokok elektrik yang memiliki rasa secara luas. Kabarnya, pelarangan penjualan vape di AS sudah dalam tahap finalisasi.

 

(Bahan dari : https://kumparan.com/kumparansains/2-051-orang-di-as-alami-penyakit-paru-diduga-akibat-vape-1sDy0k7YM9S)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code