Kristiani dan Hindu

Renungan-Natal Dan Tahun Baru Tiap Hari

(Ady W Gunawan)-Kita rayakan Natal tiap tanggal 25 Desember dan tahun baru setiap tanggal 31 Desember tengah malam. Dua momen ini dinanti-nantikan dan menjadi momen penuh kebahagiaan.

 

Betapa menyenangkan bisa menikmati dua libur yang berdekatan dan menjadi libur panjang. Banyak yang dapat dilakukan selama libur natal dan tahun baru.

 

Banyak menggunakan waktu libur ini dengan mengunjungi sanak saudara. Ada juga yang menikmati libur dengan mengunjungi tempat wisata, di dan di luar negeri. Intinya, selama libur ini kita senang dan bahagia.

 

Terutama tengah malam 31 Desember, banyak yang menunggu detik-detik pergantian tahun dan merayakannya dengan sangat meriah bersama keluarga atau rekan-rekan. Kebahagiaan dan kemeriahan berganti tahun dirayakan dengan sangat meriah dan luar biasa di seluruh belahan bumi.

 

Pertanyaannya adalah mengapa kita harus menunggu sampai tanggal 25 Des dan 31 Des untuk bisa merayakan kebersamaan yang indah dan kebahagiaan serta kemeriahan yang bergelora dengan keluarga atau orang yang kita kasihi? Mengapa harus menunggu akhir tahun?

 

Mengapa tidak membuat setiap hari sebagai hari Natal dan Tahun baru? Bukankah ini hanya ada di pikiran kita?

 

Rayakan setiap hari sebagai hari yang menyenangkan dan menggembirakan. Nikmati kebersamaan bersama keluarga dan orang yang kita kasihi. Luangkan waktu untuk bisa merayakan indahnya hidup dan kehidupan.

 

Bagaimana caranya? Secara sadar, rencanakan hidup. Apa yang akan kita lakukan, apa yang akan kita kerjakan, atur prioritas dengan baik dan benar sehingga kita punya banyak waktu untuk melakukan hal-hal indah dalam hidup.

 

Rencanaan goal hidup bersama pasangan atau keluarga sehingga kita masih punya waktu yang cukup untuk menjalani hidup yang benar-benar hidup dan saling menghidupkan.

 

Ada yang mengatakan, “Saya tidak punya waktu”, atau “Saya sangat sibuk, jadwal saya sangat padat, saya perlu manajemen waktu yang lebih baik.” Benarkah demikian?

 

Setiap orang punya waktu yang sama, 24 jam setiap hari. Yang membedakan orang yang mampu menikmati hidup dan yang tidak adalah manajemen diri, bukan manajemen waktu. Manajemen waktu sebenarnya tidak ada. Manajemen diri inilah kuncinya.

 

Manajemen diri ditentukan sepenuhnya oleh manajemen pikiran. Semakin mampu kita mengenali dan mengatur pikiran maka semakin banyak waktu kita.

 

Yang masuk dalam hal yang bisa diatur oleh pikiran antara lain adalah goal yang ingin dicapai, berapa itu ukuran cukup, prioritas hidup, apa yang penting dan kurang penting, dll.

 

Gunakan detik-detik menjelang akhir tahun 2019 untuk menyusun rencana hidup di tahun 2020.

Semoga tahun 2020 ini menjadi tahun yang lebih baik, lebih berarti, lebih sukses, lebih bahagia, menjadi pribadi yang lebih baik dan berkembang, dan lebih kaya lahir dan batin untuk kita semua… Amin….

(Sub-PP P2Tel)-FR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close